Sunnah Ketika Istri Sakit


Headlineislam.com - Ruqyah itu tidak melulu berurusan dengan jin, kalau ada yang sakit demam, sakit jantung atau tersengat binatang berbisa maka obati dulu dengan ruqyah, baru setelah itu obati dengan yang lainnya.

Misalnya, ketika istri sakit, kira-kira suami ngapain? (yang belum punya istri ambil ilmunya saja, sebagai bekal untuk kedepannya, semoga jodohnya segera tiba).

Di antara sunnah yang seharusnya dilakukan suami ketika istri sakit adalah membaca mu’awwidzāt; Qul Huwallฤhu ahad, Qul a’ūdzu birabbil falaq, Qul a’ūdzu birabbinnās, kemudian tiupkan kepada istri.

Dalilnya mana? wah sepertinya ini penuntut ilmu keren, suka nanya dalil ๐Ÿ˜Š

Dalilnya adalah riwayat Aisyah radhiyallāhu ‘anha, ia berkata:

ูƒَุงู†َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุฅِุฐَุง ู…َุฑِุถَ ุฃَุญَุฏٌ ู…ِู†ْ ุฃَู‡ْู„ِู‡ِ ู†َูَุซَ ุนَู„َูŠْู‡ِ ุจِุงู„ْู…ُุนَูˆِّุฐَุงุชِ

“Jika salah seorang istri Rasulullah shallallahu alaihi wasallam jatuh sakit, maka beliau tiupkan kepadanya surat-surat mu’awwidzāt” (HR. Muslim 2192)

Hadits ini merupakan dalil bahwa disunnahkan meniup ketika meruqyah, ini merupakan pendapat jumhur dari kalangan sahabat, tabi’in dan orang yang setelah mereka. (Syarh Shahih Muslim Imam Nawawi, 14/182)

Kurang romantis apa coba Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, istri sakit beliau bacakan doa, kemudian beliau tiupkan lagi kepadanya. Masyā Allah, shallallahu ‘alaika ya khairal qudwah.

Semoga para suami mengikuti jejak Rasulullah, khususnya dalam bermu’amalah dengan istri. Karena orang yang terbaik adalah orang yang paling baik kepada istrinya.

Dalam Hadits Shahih beliau bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku.” (HR. Ibnu Majah 1977 dan Tirmidzi 3895)

Bagi yang belum punya istri jangan khawatir, karena meruqyah dengan meniup tidak harus untuk istri, jika ada teman laki yang mulai panas-panas dingin maka langsung baca mu’awwidzāt dan tiup. Hanya saja, dalam keadaan ini, bukan disebut romantis melainkan suka duka dalam menjalani kehidupan. ๐Ÿ˜Š

Barakallahu fiikum.

Penulis : Fitra Hudaiya hafizhahullah (Cairo, 17 Rabi’ Tsāni 1439)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.