ISIS, Katakan Padaku, Bagaimana Caranya?


Oleh : Sahlan Ahmad

Headlineislam.com - ISIS, aku tidak tau harus berkata apa kepada kalian. Kalian benci Salafi, tapi kalian tiru gaya Salafi.

Kalian caci saudara Salafi-mu, lantaran mengkampenyakan hijrah sebagai solusi untuk muslim Palestina. Kalian katakan, “Itu solusi konyol!”

Di saat yang sama, kalian seiya-sekata dengan Salafi, meremehkan Aksi Bela Palestina. Kalian katakan, “Demo tidak akan menyelesaikan urusan.”

Kalian berkoar di depan kamera, “Mari kita berjihad untuk membela Palestina!” Dan..., anak muda polos nan lugu terpesona dengan editan videomu.

Baca juga : ISIS Sinai Anggap Hamas Murtad dan Harus Diperangi

Ternyata semua itu hanya bualan. Ya, hanya bualan!!! Apa artinya ajakan berjihad, kalau anggotamu sendiri kalian eksekusi. Hanya karena sekedar menyalurkan senjata untuk pejuang Palestina.

Bukankah menyalurkan senjata kepada Hamas adalah bagian dari membantu perjuangan Palestina?
Kalau anggotamu saja kalian eksekusi, lalu bagaimana dengan kami yang bukan anggotamu? Bisa jadi perkedel jagung kami ini dubuatmu.

Wahai ISIS, jika menyuarakan Aksi Bela Palestina tidak boleh, membantu pejuang Palestina tidak boleh, lalu dengan cara apa kami harus membantu Palestina?

Apakah untuk berjuang harus bergabung dulu dengan kalian? Maaf saja, Surga tidak dicipta untuk kalian! Jangan tiru gaya Salafi di saat yang seperti ini.

Jika kalian boleh menaruh curiga kepada Salafi lantaran sikap politiknya terhadap Hamas. Maka jangan salahkan umat, jika mereka juga menaruh curiga kepada kalian.

Jika Salafi saja kalian anggap sebagai agen asing, karena menuduh Hamas sebagai khawarij. Lalu bagaimana dengan kalian yang menvonis Hamas telah murtad? Bukankah vonis kalian lebih berat dari tuduhan mereka?

ISIS, siapa kalian ini? Jangan-jangan... (fsa/headlineislam.com)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.