Mantap! Panglima TNI: "Hormati dan Hargai Rakyat, Jangan Sombong dan Takabur"


Headlineislam.com - Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) bukan warga negara nomor satu dan paling hebat. Namun harus selalu bersama-sama rakyat.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat memimpin Apel Khusus yang dilanjutkan dengan acara Halal Bihalal di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (3/7).

Prajurit, kata Jenderal Gatot, harus bahu membahu mempertahankan persatuan dan kesatuan serta menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Panglima TNI menyatakan kewajiban prajurit untuk selalu dekat dengan rakyat, melindungi rakyat dan mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya, ini yang harus kita pertanggungjawabkan dan pertahankan.

“Hormati dan hargai rakyat, jangan sombong dan takabur, karena tanpa Rakyat TNI bukan apa-apa,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI, karena telah mampu melaksanakan tugas selama ini dengan baik dan penuh dedikasi tinggi.

“Oleh karena itu, laksanakan tugas kedepan dengan niat berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas,” katanya.

Panglima juga mengingatkan, bahwa tantangan yang akan dihadapi kedepan tidak ringan, karena itu TNI harus mempertanggungjawabkan hal-hal yang sudah dirintis oleh para pendahulu TNI.

Panglima juga menyampaikan Selamat Hari Raya Idulfitri 1438 H Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI dimanapun bertugas dan berada, baik di dalam maupun di luar negeri.

“Selamat datang dan selamat bekerja. Mari kita semua bahu membahu untuk membangun TNI, agar mampu melaksanakan tugasnya dan tetap dicintai oleh rakyat,” pungkasnya.

Sumber : Jawa Pos (jpc/headlineislam.com)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.