Habib Rizieq Beri Ultimatum: Rekonsiliasi atau Revolusi

SHARE:

Headlineislam.com - Habib Rizieq Syihab memberikan ultimatum lewat suaranya. Imam Besar Front Pembela Islam itu menginginkan rekonsilias...


Headlineislam.com - Habib Rizieq Syihab memberikan ultimatum lewat suaranya. Imam Besar Front Pembela Islam itu menginginkan rekonsiliasi. Jika tidak dikabulkan, dia menyebut akan ada revolusi.

Berikut pernyataan Habib Rizieq yang disampaikan lewat video berdurasi 12 menit:


Menyampaikan secara ikhlas dan tulus, apresiasi yang tinggi dan jutaan terima kasih kepada semua elemen bangsa yang selama ini selalu bersama para habib dan ulama mengawal Aksi Bela Islam untuk perjuangan melawan kezaliman dan kemunkaran.

Dan saya dari kejauhan selalu memonitor dan mencermati serta mengevaluasi semua pergerakan para sahabat baik dari kalangan Islam maupun nasionalis di negeri tercinta Indonesia.

Mulai dari gerakan GNPF MUI yang terus membangun dialog dengan semua pihak termasuk dengan pemerintah RI. Lalu gerakan Tim Pembela Ulama dan aktivis yaitu TPUA yang terus membangun komunikasi hukum kemudian gerakan Presidium Alumni 212 yang terus membangun perlawanan secara konstitusional, juga gerakan Gentari dan Gerakan Bela Negara, serta lainnya dari elemen kebangsaan yang terus membangun kesadaran tentang pentingnya kembali ke UUD 1945 yang asli, hingga gerakan Muslim Cyber Army yang terus membangun opini perlawanan di dunia cyber, dan lain sebagainya dari aneka elemen gerakan pro Aksi Bela Islam, termasuk gerakan pondok-pondok pesantren dan majelis-majelis ta'lim serta majelis-majelis dzikir dalam memberi semangat juang kepada umat Islam di berbagai daerah, termasuk juga gerakan ormas-ormas Islam dan ormas-ormas kebangsaan yang terus merajut persatuan bangsa dalam penegakan keadilan. Tidak terkecuali gerakan partai politik yang pro keadilan dan pro rakyat.

Saya hanya ingin mengingatkan bahwa dengan izin Allah SWT dan karunia-Nya, bahwa selama ini semua gerakan tersebut saling melengkapi dan saling menyempurnakan serta saling menguatkan satu sama lainnya, karena dibangun atas dasar saling pengertian sehingga menjadi kekuatan yang sangat dahsyat.

Allah SWT telah memberkahi kebersamaan semua elemen dalam perjuangan, sehingga kemenangan demi kemenangan berhasil dipetik oleh umat Islam atas pertolongan Allah SWT. Alhamdulillah.

Nah, saling pengertian di antara semua elemen gerakan harus tetap dijaga, tidak boleh dipecah belah dengan isu atau prasangka sehingga saling curiga, yang bisa mengantarkan kepada perpecahan dan kehancuran perjuangan.

Jika terhadap lawan kita harus bersikap negative thinking yaitu berpikir negatif untuk tetap membangun kewaspadaan, maka terhadap kawan kita wajib bersikap positif thinking yaitu berpikir positif untuk menjaga persatuan dan persaudaraan.

Karenanya, pertemuan pimpinan GNPF MUI dengan Presiden RI dan para menterinya di Istana Negara, harus dimaknai sebagai bagian peran GNPF MUI yang sejak awal berdiri selalu proaktif membangun komunikasi dan dialog dengan semua pihak.

Jangan serta merta diartikan sebagai bentuk pelemahan perjuangan, apalagi pengkhianatan.

GNPF MUI akan menggelar rapat akbar dengan pimpinan semua elemen juang untuk melaporkan tentang apa yang sudah dan sedang serta akan dilakukan GNPF MUI dalam perjuangan Aksi Bela Islam selanjutnya.

Insyaallah, rapat akbar yang akan digelar GNPF MUI yang akan datang ini akan menjadi satu forum silaturahmi untuk lebih memperkuat tali persaudaraan dan persatuan semua elemen juang yang pro Aksi Bela Islam selama ini.

Silakan, semua pimpinan elemen juang menuangkan saran serta kritik membangunnya dalam rapat akbar tersebut untuk kemaslahatan perjuangan membela agama dan bangsa serta negara
Setop perdebatan via medsos karena hanya akan jadi fitnah yang memecah belah umat. Setop perdebatan via medsos karena hanya akan jadi fitnah yang memecah belah umat.

Sekali lagi saya nyatakan setop perdebatan via medsos karena hanya akan jadi fitnah yang memecah belah umat.

Akhirnya, saya selaku Imam Besar FPI dan Ketua Pembina GNPF MUI ingin mengulangi untuk kesekian kalinya bahwa saya telah melemparkan ultimatum perjuangan, rekonsiliasi atau revolusi.

Ultimatum ini bukan menyerah, sekali lagi saya katakan ultimatum ini bukan sikap menyerah, sekali lagi ultimatum ini bukan sikap menyerah.

Akan tetapi justru sikap ksatria para habaib dan ulama dalam mengimpementasikan ruh Aksi Bela Islam 411 dan 212 yang selalu mengedepankan dialog dan perdamaian dengan semua pihak.

Tapi ingat, tidak ada rekonsiliasi tanpa setop kriminalisasi ulama dan aktivis. Tidak ada rekonsiliasi tanpa setop penistaan terhadap agama apapun. Tidak ada rekonsiliasi tanpa setop penyebaran paham komunisme, Marxisme, Leninisme, dan liberalisme serta paham sesat lainnya. Tidak ada rekonsililasi tanpa setop kezaliman terhadap rakyat kecil yang lemah dan tak berdaya. Tidak ada rekonsiliasi tanpa menjunjung tinggi asas proporsionalitas di seluruh aspek dan sektor serta bidang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Jika semua itu tidak bisa dipenuhi untuk mewujudkan rekonsiliasi nasional bagi keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, maka tidak ada pilihan lain bagi rakyat dan bangsa Indonesia kecuali revolusi.

Ayo jaga persaudaraan dan persatuan, ayo bela agama dan bangsa serta negara, ayo lawan segala kezaliman dan kemunkaran, ayo tegakkan keadilan, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.

Rizieq kini berada di Yaman, berpindah dari Arab Saudi. Dia ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya pada 29 Mei 2017.

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus 'baladacintarizieq' yang juga melibatkan Firza Husein, salah satu tersangka kasus dugaan makar yang juga melibatkan penyanyi kondang Ahmad Dhani.

Rizieq awalnya diketahui berada di Arab Saudi untuk menjalani umrah. Namun, pada Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 25 Juni 2017, dirinya diketahui merayakannya di Yaman bersama keluarga.

Pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, membenarkan video itu dari kliennya. "Video itu diterima tadi malam," katanya, Ahad (2/7).

Sumber : Kumparan (kp/headlineislam.com)

Terbaru$type=blogging$cate=2$count=8

Name

#larangan perayaan valentine,5,Aa Gym,7,Abdul Fattah al-Sisi,1,Abdul Muid Badrun,1,Abdul Somad,9,Abdullah Hadrami,2,Abu Bakar Ba'asyir,1,Abu Husein Maaher At-Thuwailibi,22,Abu Muhammad Waskito,1,Aceh,2,Ade Armando,2,Adi Hidayat,1,Afghanistan,3,Afrika,1,Ahmad Dhani,5,Ahok,216,Akhir Zaman,1,Akidah,1,Aksi 212,8,Aktivis 98,1,Al-Qidah,1,Al-Qur'an,5,Aleppo,5,Aliran Kepercayaan,1,Amerika Serikat,14,Amien Rais,4,Anies Baswedan,4,Anies-Sandi,3,ANNAS,2,Ansharus Syariah,1,Anton Charlyan,1,Anton Medan,2,Arab Saudi,4,Artikel,130,Aswaja,2,Bali,3,Bandung,1,Bangka Belitung,1,Banser,4,Banten,1,Bashar al-Assad,1,Bekasi,1,Berita Islam,10,Berita Pilihan,251,Bima Arya,1,Biografi,6,Bioterorisme,1,Blusukan,1,BNN,1,Boikot,1,BPJS,1,BSSN,2,Buni Yani,3,Buya Yahya,3,China,18,Ciamis,1,Cianjur,1,Dai,1,Dari Anda,20,Data Syiah,6,Dedi Mulyadi,2,Demontrasi,24,Densus,2,Din Syamsuddin,4,Djarot,2,Donald Trump,3,DPR,7,DPRD,1,Dr. Ahmad Zain An-Najah,1,Dunia Jihad,47,E-KTP,1,Ekonomi,6,Fadlan Garamatan,1,Fadli Zon,5,Fahira Idris,4,Fahmi Salim,1,Fahri Hamzah,4,FAO,2,Farid Nu'man Hasan,3,Fatwa MUI,4,Felix Siauw,2,Filipina,1,Film,1,Fiqih,1,Firoq,5,Fitra Hudaiya NA,1,FMI,1,Fokus,2,FPI,15,Fuad Bawazier,1,FUI,1,Game,1,Gatot Nurmantyo,1,Ge Pamungkang,3,GEPRINDO,2,Gerindra,2,GMBI,4,GNPF MUI,3,Golkar,1,GP Anshor,3,Gusdur,1,Habib Husein Al-Habsyi,1,Habib Novel,2,Habib Rizieq,60,Habibie,2,Haji,2,Hamas,1,Hary Tanoe,1,Hasyim Muzadi,3,Hermansyah,2,Hidayat Nur Wahid,2,Hilary Clinton,1,Hizbullah,1,HMI,5,HNW,1,Hoax,2,Hollywood,2,HTI,4,Hukum,2,Ignasius Jonan,1,IKADI,1,Ikhwanul Muslimin,1,Imam Abu Dawud,1,Info Event,26,Inggris,1,Internasional,288,IPB,1,Irak,1,Iran,13,Irene Handono,1,ISIS,7,Israel,6,Jakarta,23,Jaksa Agung,1,Jambi,4,Jawa Barat,5,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,Jeje Zainuddin,1,Jember,1,Jepang,1,Jerman,3,Jihad,4,Jokowi,93,Joshua Suherman,2,Jusuf Kalla,7,Kaesang,10,Kalbar,2,Kalitim,1,Kanada,1,Kapolri,17,Karate,1,Kebenaran Ucapan Nabi,1,Keluarga,6,Kemenag,6,Kesehatan,28,KH Tengku Zulkarnain,5,KH. Cholil Ridwan,1,KH. Muhammad Arifin Ilham,2,KH. Muhmmad Al-Khaththath,1,KH. Zulkarnain,1,Khazanah,1,Khilafah,2,Kisah,28,Kisah Muslim,2,Kivlan Zein,3,Koalisi Teluk,1,KOKAM,1,Kominfo,2,Komnas Ham,2,Komtak,1,Korea utara,2,KPK,1,Kristen,6,Ksatria Islam,1,Laskar Merah Putih,1,Lebanon,1,LGBT,21,Lombok,2,Lukman Hakim,3,Luthfi Bashori,1,Ma'ruf Amin,9,Maariya,1,Mahasiswa,3,Majelis Mujahidin,1,Malaysia,4,Manhaj,1,Masyumi,1,Mataram,1,Medan,1,Megawati,1,Menaker,1,Mendagri,2,Mesir,3,Metro TV,1,Miras,1,Motivasi,1,MPR,1,Muallaf,5,Muhammad Hidayat Situmorang,1,Muhammadiyah,12,MUI,21,Mujahid 212,1,Munarman,3,Muslimah,60,Myanmar,7,Nanang Burhanuddin,1,Nasihat,9,Nasional,1083,Natal,6,News,776,NKRI,1,Novel Baswedan,1,NTB,2,NU,25,Nusa Tenggara Timur,2,Oemar Mita,1,Opie Kumis,1,Opini,59,Padang,9,Palestina,83,Papua,5,Pastur,3,Paul Pogba,1,PBB,2,PBNU,5,PDIP,2,Pemerintah RI,10,Pendeta,1,Pendidikan,10,Penghafal Al-Qur'an,1,Penguasa,1,Penistaan Agama,7,Perancis,1,Pernikahan,1,Pesantren,2,PII,1,Pilkada,2,PKB,1,PKI,35,PKS,2,PLN,1,Plurslisme,1,PMKRI,1,Polda Metro Jaya,2,Polisi,46,Politik,9,Polri,10,Ponorogo,2,PPP,1,Prabowo,3,Provokator,1,Puasa,3,Purwakarta,2,Qatar,3,Rachmawati Soekarnoputri,1,Ragam,1,Raja Salman,1,Recep Tayyip Erdogan,1,Remaja,6,Rezim Jokowi,9,Riau,1,Rio Haryanto,1,Riyadh Bajrey,1,Rizal,1,Rohingya,1,Rohis,1,Romo Syafii,3,Rusia,10,Sadiq Khan,1,Sahabat Nabi,2,Sahlan Ahmad,4,Said Agil Siradj,9,Salafy,11,Sandiaga Uno,1,Santoso,1,SBY,7,Sejarah,12,Sejarah Indonesia,2,Sejarah Islam,5,Semaun,1,Sepatu,1,Setya Novanto,2,Singapura,1,Solo,5,Starbucks,11,Suami-Istri,1,Sulawesi Tenggara,1,Sumut,1,Suriah,8,Syaikh Arifi,1,Syam,56,Syiah,315,Tabi'in,2,Tahukah,5,Tahun Baru,1,Taliban,3,Tanggapan,1,Tazkiyah,26,Teknologi,10,Thailand,2,Tips,3,Tito Karnavian,6,TKA,1,TNI,12,Tokoh Islam,3,Tsaqofah,25,Turki,13,UBN,5,UI,1,UIN,2,Ukraina,1,Ulama,2,Ulil,1,Umroh,1,Vaksin,5,Valentine,5,Video,77,Whatsapp,1,Wiranto,2,Yazid Jawaz,1,Yogyakarta,1,Yunani,1,Yusril,2,Zaitun Rasmin,1,Zakir Naik,3,Zaskia Mecca,1,Zona Z,122,
ltr
item
Headlineislam.com - Media Islam Indonesia: Habib Rizieq Beri Ultimatum: Rekonsiliasi atau Revolusi
Habib Rizieq Beri Ultimatum: Rekonsiliasi atau Revolusi
https://2.bp.blogspot.com/-8HrxV7ilovY/WVmKupT05SI/AAAAAAAAJHA/5TLqYG8LnOgyj4x_636WKYVd0u4hRx_lwCLcBGAs/s640/Habib%2BRizieq%2BBeri%2BUltimatum%2BRekonsiliasi%2Batau%2BRevolusi%2B-%2BHeadlineislamcom.png
https://2.bp.blogspot.com/-8HrxV7ilovY/WVmKupT05SI/AAAAAAAAJHA/5TLqYG8LnOgyj4x_636WKYVd0u4hRx_lwCLcBGAs/s72-c/Habib%2BRizieq%2BBeri%2BUltimatum%2BRekonsiliasi%2Batau%2BRevolusi%2B-%2BHeadlineislamcom.png
Headlineislam.com - Media Islam Indonesia
http://www.headlineislam.com/2017/07/habib-rizieq-beri-ultimatum-rekonsiliasi-atau-revolusi.html
http://www.headlineislam.com/
http://www.headlineislam.com/
http://www.headlineislam.com/2017/07/habib-rizieq-beri-ultimatum-rekonsiliasi-atau-revolusi.html
true
6541648353271730989
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy