Film KAAL Fiksi Islamophobia, Kalau Oknum Polisi Menerima "Duit" Suap dari Pengendara?...


Headlineislam.com - Film pendek berjudul "Kau Adalah Aku yang Lain", garapan Anto Galon yang meraih penghargaan Police Movie Award terus memicu kritik banyak pihak.

Ketua Korps Mubaligh Jakarta (KMJ) Ustadz Edy Mulyadi menegaskan Film "KAAL" tidak sesuai realita di masyarakat saat menggambarkan Muslim yang tidak mau menolong didasari perbedaan agama.

"Ada tidak orang yang tidak toleran segitunya? Tidak ada, Itu ngarang, Itu fiksi," katanya kepada voa-islam.com, Jakarta, Rabu (5/7/2017).

Ustadz Edy menjelaskan bahwa tidak semua fenomena pantas difilmkan. Meskipun peristiwa yang difilmkan benar terjadi di alam realita. Contohnya, bila ia membuat film oknum Polisi Lalu Lintas menerima duit suap dari pengendara motor.

Kemudian, film itu bertujuan menjelaskan ada Polisi yang baik dan buruk. Maka, ia berpendapat, tetap tidak etis, walau oknum seperti itu benar ada.

"Oknum (Polisi) seperti itu ada. Tapi, kalau saya buat jadi film, saya jadi urusan,"jelasnya.

Ustadz Edy mengatakan bahwa film "KAAL" merupakan wujud kebencian oknum kepolisian terhadapi Islam. "Sulit tidak mengatakan bahwa film itu Islamophobia," pungkasnya.

Sekedar diketahui, film "KAAL" mendapat sorotan tajam salah satunya ketika menampilkan tokoh Si Mbah yang menolak keras adanya ambulans lewat karena di dalamnya ada pasien beragama non-Islam. Adegan tersebut dinilai memojokkan umat Islam sebagai intoleran dan tidak sesuai realita di masyarakat.

Sumber : Voa Islam (vic/headlineislam.com)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.