Di Depan Pengusaha NU, Jokowi Bilang akan Bagi-bagi Lahan 12,7 Juta Hektar


Headlineislam.com - Presiden Joko Widodo menyosialisasikan program redistribusi aset yang akan menyasar pesantren ketika membuka musyawarah kerja Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN).

Jokowi mengatakan, selama berpuluh-puluh tahun konsesi lahan diberikan kepada segelintir orang yang dekat dengan kekuasaan. Jokowi mengaku ingin mengubah pola tersebut.

Saat ini, kata Jokowi, ada 12,7 juta hektare lahan yang siap dibagikan. Konsesi lahan akan diberikan kepada rakyat, utamanya pengusaha kecil dan menengah, koperasi, nelayan, petani, dan pondok pesantren.

"Tapi tidak hanya diberikan, ada syarat-syaratnya, harus bisa membuat lahan itu menjadi produktif," ucap Presiden saat meresmikan pembukaan Musyawarah Kerja Nasional I dan Halaqoh Ekonomi Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin (NPH) Tahun 2017 di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Syarat yang dimaksud antara lain tujuan penggunaan lahan dan komitmen penerima konsensi. Kepala Negara menekankan jangan sampai setelah surat konsensi lahan itu diberikan, lantas dipindahtangankan ke pihak lain.

"Kami ingin pengusaha kecil naik level. tapi dengan kompetisi yang baik. Bukan pemberian fasilitas yang menjadikan kita tidak baik," katanya.

Menurut Kepala Negara, skema dan rancangan redistribusi aset akan diatur oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution. Selama satu setengah tahun, dari hasil penelusuran pemerintah, ditemukan sekitar 12,7 juta hektare lahan yang dapat diberikan ke masyarakat.

"Saya ingin pekerjaan ini dikerjakan secara detil. Betul-betul bermanfaat bagi umat, betul-betul menggerakan ekonomi yang di bawah. Polanya sudah ada, akan kita konsultasikan ke pelaku-pelaku yang akan saya berikan," kata Presiden.

Sebelumnya Jokowi juga bejanji akan mempertemukan para pengusaha Nahdliyin  dengan BUMN dan konglomerat.

"Akan saya pertemukan dengan konglomerat-konglomerat yang juga bisa dimitrakan dengan pengusaha Nahdliyin, langsung dipertemukan. Kalau tidak konkret, nanti disentil lagi sama Pak Kyai," ucapnya yang langsung disambut tawa hadirin.

Jokowi menekankan soal kemitraan yang perlu dibangun antara pelaku usaha mikro  dan menengah dengan BUMN dan kementerian yang membawahi berbagai proyek.

"Pekerjaan saya sekarang selama dua minggu ini saya akan pertemukan saudara-saudara semua yang tergabung dalam HPN dengan kementerian-kementerian yang memiliki proyek yang banyak, tapi prosedur tetap dilalui. Akan saya temukan dengan BUMN-BUMN yang memiliki peluang dan kesempatan agar bisa pengusaha Nahdliyin masuk," tuturnya. (si/headlineislam.com)

Sumber: kabar24.bisnis.com

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.