Usut Pelaku Teror kepada Ulama, Komnas HAM Setuju Dibuat Tim Investigasi

Sejumlah tokoh Presidium Alumni 212 dan Komisioner Komas HAM berfoto bersama. (foto: suara islam)
Headlineislam.com - Komnas HAM setuju pembentukan tim investigasi terkait kasus kriminalisasi serta terorisasi terhadap ulama dan aktivis yang aktif menyuarakan keadilan hukum terkait kasus penistaan agama oleh terdakwa Basuki Tjahja Purnama (Ahok). Hal tersebut disampai saat pertemuan dengan sejumlah tokoh dari Presidium Alumni 212 di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/4/2017).

Komisioner Komnas HAM  Natalius Pigai mengatakan, penyampaian pendapat dan berserikat untuk menyatakan aspirasi itu dilindungi undang-undang. "Karenanya, berdasarkan undang-undang tersebut, negara harus membuka akses seluas-luasnya untuk menerima aspirasi dalam penyampaian pendapat tersebut," ujarnya.

Ia menyebutkan sejumlah kasus diantaranya, kasus kriminalisasi ulama seperti tokoh GNPF MUI Habib Rizieq, KH Bachtiar Nasir, Munarman juga KH Muhammad al Khaththath yang ditangkap. Adanya teror seperti penembakan ke rumah Habib Rizieq oleh sniper juga peledakan mobil di pengajian. Termasuk kasus penyidik KPK Novel Baswedan yang disiram air keras, juga para buruh yang dikriminalisasi dipersulit memperjuangkan haknya.

Oleh karena itu, terkait adanya kriminalisasi dan terorisasi tersebut, menurut Pigai, tidak boleh dibiarkan. "Komnas HAM akan menyampaikan kepada tim komisioner untuk membentuk tim investigasi untuk mengusut kriminalisasi terorisasi tersebut," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Natalius Pigai didampingi komisioner lainnya yaitu Prof. Dr.Hafid Abbas beserta dua orang staffnya. Sementara dari Presidium Alumni 212 diwakili oleh Prof Dr Amien Rais, Dr Eggi Sudjana SH, Ahmad Michdan, Ustaz Ansufri Idrus Sambo, Ustaz Hasri Harahap, Faizal Assegaf dan lainnya. (si/headlineislam.com)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.