Soal Kriminalisasi Sekjen FUI, Komisi III Nilai Polisi Tidak Profesional


Headlineislam.com - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani meminta Polda Metro Jaya bekerja profesional dalam menangani kasus dugaan makar yang menimpa Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad Al Khaththath. Menurutnya, jangan sampai perpanjang masa penahanan Al Khaththath tidak didasari dengan objektifitas hukum.

"Kalo proses hukumnya tiba-tiba misalnya tidak sampai ke pengadilan, orang cuma ditangkap dan diperiksa dan segala macam. Tapi habis itu kasusnya itu menguap tidak jelas, maka itu lah yang menyebabkan masyarakat berprasangka bahwa proses penegakkan hukum itu, proses yang main-main saja," kata Arsul di Jakarta, Ahad (23/4/2017).

Tentu yang paling penting, lanjut Arsul, bahwa proses penegakkan hukum itu memang dilandasi oleh fakta hukum, dan tidak karena faktor lain seperti yang dipersangkakan oleh masyarakat.

"Menurut saya berdasarkan itu dengan fakta dan alat bukti yang sah maka jalankan proses hukum. Tapi penegakan hukum harus sampai pengadilan," tandasnya.

Sebelumnya, masa penahanan Sekjen FUI diperpanjang hingga 40 hari sejak Selasa (18/4/2017) lalu. Al Khaththath ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar.

Sumber: teropongsenayan.com (si/headlineislam.com)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.