Larangan Cadar di Jerman, Merkel: Hukum Lebih Utama daripada Adat dan Syariat


Headlineislam.com - Rancangan Undang-Undang (RUU) yang melarang cadar/ burqa bagi wanita Muslim disetujui oleh Majelis Parlemen rendah Jerman pada Kamis (27/04). Larangan ini diklaim untuk meningkatkan keamanan, guna mencegah serangan ekstremis.

Setelah disetujui parlemen, RUU tersebut akan diserahkan ke majelis tinggi. Larangan berlaku untuk pegawai negeri -termasuk petugas pemilihan, staf militer dan peradilan- ketika menjalankan tugasnya.

“Negara memiliki kewajiban untuk menampilkan dirinya secara ideologis dan religius yang netral,” kata teks undang-undang yang disahkan oleh majelis parlemen rendah Kamis malam.

Sebelumnya, pada Desember tahun lalu, Kanselir Jerman Angela Merkel menyerukan larangan cadar. “Cadar penuh harus dilarang, dimanapun kalau bisa secara legal. Menunjukkan wajah Anda adalah bagian dari cara hidup kita,” kata Merkel.

“Hukum kita lebih diutamakan daripada nilai kehormatan, adat istiadat dan syariat. Tunjukkan wajah Anda, cadar penuh tidak diperbolehkan dan harus dilarang,” tegasnya.

Pada bulan Februari, negara bagian selatan Bavaria, di bawah kepimpinanan anggota Partai Kristen Demokrat (CDU), yang dikepalai Merkel, mengatakan bahwa mereka akan melarang jilbab di sekolah, universitas, gedung pemerintah dan tempat pemungutan suara.

Partai-partai sayap kanan di Jerman juga telah menyerukan larangan pemakaian cadar di tempat umum, sebuah tindakan yang telah dilakukan di Prancis sejak 2011.

Sementara itu, pejabat di wilayah barat laut Liguria telah mengumumkan rencana untuk melarang perempuan mengenakan cadar di rumah sakit dan kantor publik.

Sejak tahun 2015, Jerman telah membawa lebih dari satu juta imigran dan pengungsi, sebagian besar berasal dari negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim. Hal ini telah memicu reaksi xenofobia dan mendorong partai sayap kanan populis Alternatif untuk Jerman, berusaha menghubungkan arus masuk pengungsi dengan ancaman terorisme yang meningkat di negara itu.

Sumber: World Bulletin, Euro News (kt/headlineislam.com)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.