Sultan Kaumlam


Headlineislam.com - Sultan Kaumlam adalah orang kafir. Ia dikenal dengan sebutan Tirawari. Ia sangat menghormati orang-orang Islam, ia memberlakukan hukum berat bagi para pencuri dan perampok.

Alkisah, di daerah Kaumlam aku pernah melihat seorang pemanah dari irak membunuh temannya. Ia kemudian lari ke daerah Awaji, ia termasuk orang yang kaya raya, orang-orang Islam di daerah tersebut berencana menguburkan jenazahnya orang yang dibunuhnya, tetapi dicegah oleh para pembesar sultan. Mereka berkata, “Ia tidak akan dikuburkan kecuali kalian mendatangkan pembunuhnya kepada kami hingga kami juga membunuhnya.”

Akhirnya, jenazah tersebut dimasukkan di dalam peti dan dibiarkan terlantar hingga berbau dan berubah bentuk. Beberapa waktu kemudian penduduk Awaji menemukan sang pembunuh. Ia berjanji akan menyerahkan seluruh harta yang dimilikinya asalkan ia dibebaskan, tetapi mereka tidak mau. Akhirnya ia pun dibunuh. Setelah itu, jenazah pertama yg telah membusuk itu baru dikuburkan.

Cerita lainnya, dikabarkan kepadaku bahwa suatu hari sultan Kaulam berjalan sambil menunggang kuda. Kebetulan di sebalah kanan dan kiri jalan yang dilalui terdapat kebun. Saat itu, sultan bersama menantunya. Ia juga termasuk salah satu putra raja. Sang menantu kemudian mengambil sebuah anggur yang jatuh di kebun tersebut. Melihat hal itu, sultan langsung menjatuhkan sanksi berat. Tubuh menantunya itu dipotong menjadi dua bagian; sebagian disalib di bagian kanan jalan dan sebagiannya lagi di salib di bagian kiri jalan. Begitu juga dengan buah anggur yang diambilnya, sebagian diletakkan di kanan jalan dan sebagian di letakkan di kiri jalan. Hal itu dilakukan sultan supaya dijadikan pelajaran bagi orang yang melihatnya.

Disadur dari kitab : Rihlah Ibnu Batuthah
Oleh : Siti Maharani 

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.