Soal Ahok Ancam Ketum MUI, Aa Gym: Tak Bisa Mengendalikan Lisan Akan Menimbulkan Perpecahan!


Headlineislam.com - Ancaman Ahok kepada ketua MUI, KH. Ma’ruf Amin untuk memproses hukum mendapat berbagai kecaman. Salah satunya dari dai kondang, Abdullah Gymnastiar. Ia menegaskan tidak rela bila KH. Ma’ruf Amin direndahkan oleh siapapun.

“Demi Alloh, tak rela KH Ma’ruf Amin, guru/orang tua /ulama kami, pimpinan MUI yg Amat kami hormati cintai, direndahkan dan Diancam siapapun,” katanya di akun Twitter pribadinya @Aagym pada Rabu (01/02).

Dai yang akrab dengan sapaan Aa Gym ini mengatakan bahwa orang yang tak sanggup mengendalikan lisannya tak akan pernah bisa membawa kedamaian. “Melainkan hanya Akan menimbulkan perpecahan,” imbuhnya.

Bahkan, ancaman Ahok ini juga menyita perhatian mantan ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. Ia mengatakan, dirinya bukan tokoh NU. Namun ikut protes selaku warga NU.

“Sy bkn tokoh NU tp sy warga jam’iyyah NU sejak bayi. Sy trsinggung atas hardikan Ahok thd KH Makruf Amin. Sy ikut protes sbg warga NU,” tulisnya di akun Twitter pribadinya, @mohmahmudmd.

Selain itu, Wasekjen MUI KH. Tengku Zulkurnain juga ikut bersuara. Ia mempertanyakan seperti apa proses peradilan. Menurutnya, Kyai Ma’ruf dihardik seperti terdakwa.

“KH Ma’ruf Amin Dihardik2 Spt TERDAKWA, Bkn Hanya Oleh Pengacara, tp Oleh TERDAKWA yg ASLINYA. Pengadilan Begitu? Bagaimana pak KEJAGUNG?,” ujarnya di akun twitter pribadinya, @UstadTengku

Sebagaimana diketahui, terdakwa kasus penodaan agama, Basuki Thahaja Purnama mengancam ketua MUI, KH. Ma’ruf Amin saat dalam persidangan. Menurut Ahok, Kiai Ma’ruf telah berbohong dengan mengatakan tidak pernah menerima telepon dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Jadi jelas tanggal 7 Oktober saudara saksi saya berterima kasih ngotot bahwa saudara saksi tidak berbohong, tapi kalau berbohong kami akan proses secara hukum saudara saksi, untuk membuktikan bahwa kami memiliki bukti,” kata Ahok. (kt/headlineislam.com)


EmoticonEmoticon