Iringan Takbir dan Shalawat Menggema diluar Gedung Auditorium, Penjarakan Ahok!


Headlineislam.com - Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Suntana, mengancam akan membubarkan demonstrasi di depan Gedung Kementerian Pertanian, di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, hari ini, jika pengunjuk rasa mulai gaduh.

"Sepanjang masih dalam keadaan tertib, kami tidak akan bubarkan. Tapi jika ada potensi itu, semua kelompok akan kami bubarkan, tidak cuma satu," tegas Suntana saat memantau lokasi luar sidang Ahok.

Menyoal banyaknya massa dari kelompok pro dan anti-Ahok, Suntana menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah gesekan massa, salah satunya dengan membangun sekat pemisah antar kelompok pendukung dan penentang Ahok, menggunakan mobil perintis Barracuda dan meriam air.

Polisi akan memantau pergerakan para demonstran sehingga jika ada oknum yang mencoba masuk ke kelompok lain untuk memprovokasi bisa langsung ditarik agar kembali ke barisan kelompoknya.

"Yang jelas penyekatan, sterilisasi, batas antar kedua kelompok ini kita buat sedemikian rupa supaya mencegah konflik. Jika ada yang masuk (ke barisan kelompok lain), kami ingatkan untuk kembali ke kelompoknya," tambah Suntana.

Pantauan di lokasi, kedua kubu demonstran masih berorasi. Pendukung Ahok membacakan puisi tentang jasa-jasa dia selama memimpin DKI Jakarta, sementara kelompok penentang Purnama berorasi sambil meneriakkan takbir dan shalawat.

Sejumlah anggota aksi dari kedua kubu sempat turun ke jalur TransJakarta untuk berorasi sehingga mengganggu laju kendaraan umum yang masih diizinkan melintas di depan Gedung Kementerian Pertanian. (rn/headlineislam.com)


EmoticonEmoticon