Ahok Nyatakan Tak Menyesal Menista Islam, FPI: Seharusnya Ahok Segera Ditahan Karena Berpotensi Memecah-Belah Bangsa!


Headlineislam.com - Sekretaris Jenderal Dewan Syuro DPD FPI DKI Novel Bamukmin mengaku tidak heran jika Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku tidak menyesal atas ucapan yang terlontar di Kepulauan Seribu pada 27 September lalu.

"Sudah tidak kaget dengan Ahok karna gubernur zholim ini penyerang Islam sejati dan tersistematis," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (30/1).

Diterangkan Novel bahwa sebelum dirinya melaporkan Ahok, mantan Bupati Belitung Timur itu sudah kedapatan menyebut Surah Al-Maidah 51 sebanyak 4 kali.

"Sesudah saya laporkan, 3 kali dia serang Al Maidah. Dan ini saya sampaikan ke majelis hakim untuk segera penjarakan Ahok karna sudah tiga kali melakukan perbuatan yang sama," sambung salah satu pengacara yang tergabung dalam Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) itu.

Pernyataan Ahok yang mengaku tidak menyesal dengan ucapannya dan mengaku akan mengulangi pernyataannya yang sempat diprotes ratusan ribu umat Islam itu jika kembali ke Kepulauan Seribu, dinilai Novel sudah cukup kuat untuk menahan Ahok.

"Dengan tidak menyesal, ini seharusnya Ahok segera ditahan karena berpotensi mengulangi perbuatan lagi dan menjadi provokasi dan pemecah belah dan mengadu domba anak bangsa," pungkasnya.

Ahok dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera mengaku tidak menyesalkan isi pidatonya di Kepulauan Seribu. Meski, karena pidato itu Ahok di demo ratusan ribu orang dan menjadikannya sebagai terdakwa dalam kasus dugaan penistaan agama.

Ahok bahkan mengaku jika kembali ke Kepulauan Seribu, dirinya akan mengulangi apa yang diucapnya pada 27 September lalu tersebut.

Kutipan jawaban Ahok dalam wawancara Al Jazeera itu adalah sebagai berikut, "tidak, saya tidak ada penyesalan apapun. Jika saya pergi ke Kepulauan Seribu lagi, saya akan katakan itu lagi". (rm/headlineislam.com)


EmoticonEmoticon