KOKAM Tidak Ikut Menjaga Keamanan Gereja Saat Natal dan Tahun Baru


Headlineislam.com - Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) tidak perlu ikut menjaga keamanan gereja saat perayaan Natal dan tahun baru.

“Kokam Pemuda Muhammadiyah tidak perlu ikut melakukan pengamanan Gereja jelang dan saat Natal dan tahun baru nanti,” katanya di akun Facebook pribadinya pada Selasa (20/12).

Menurutnya, jangan sampai keikutsertaan Kokam melakukan pengamanan membangun kesan seolah umat Kristen yang merayakan Natal dan tahun baru di bawah ancaman umat lain.

“Karena sejatinya kita percaya umat beragama di Indonesia memahami pentingnya toleransi yang otentik,” jelasnya.

Dahnil juga menegaskan bahwa pengamanan adalah tanggungjawab dan tugas pihak Kepolisian. Pemuda  Muhammadiyah harus percaya penuh dan tidak pernah ragu dengan kemampuan pihak kepolisian menjaga keamanan perayaan Natal dan tahun baru.

“Oleh sebab itu Kokam Pemuda Muhammadiyah diseluruh Indonesia cukup membantu pihak kepolisian memastikan lingkungan sekitar kita aman dan nyaman selama perayaan Natal dan tahun baru nanti,” tuturnya.

KOKAM Pemuda Muhammadiyah, lanjutnya, akan ikut dan wajib melakukan pengamanan bila ada fakta ancaman dan perusakan rumah ibadah dan pelaksanaan Natal oleh kelompok tertentu. Karena ajaran Islam terang dan tegas melarang merusak tempat ibadah seperti ditegaskan di Al-Quran.

“Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat  orang yahudi dan masjid- masjid yang didalamnya banyak disebut nama Allah’,” tandas Dahnil sambil menyitir terjemahan QS Al-Hajj ayat 40. (kt/headlineislam.com)


EmoticonEmoticon