Bunuh Dubes Rusia, Andrei Karlov dapat Gelar "Pahlawan" dari Ukraina


Headlineislam.com - Anggota Parlemen Ukraina, Vladimir Barasyuk, menyebut pelaku penembakan Dubes Rusia untuk Turki, Andrei Karlov, saat pembukaan pameran foto di ibukota Ankara pada hari Senin (20/12) kemarin sebagai “pahlawan”.

“Pelaku penembakan duta besar Rusia untuk Ankara, Mevlut Mert Altintas (22 tahun), telah menjadi pahlawan bagi bangsanya,” tulis Vladimir Barasyuk dalam jejaring sosial Facebook milikinya seperti dilansir kantor berita Rusia Today.

Pasca menembak Dubes Andrei Karlov saat acara pembukaan pameran foto yang diselenggarakan Kedutaan Besar Rusia di Ankara, Mevlut eneriakkan takbir berkali-kali kemudian menyebut Allepo beberapa kali.

Berikut sejumlah kalimat yang diucapkan Mevlut menggunakan bahasa Rusia:

“Jangan lupa Aleppo! Jangan lupa Suriah! Jangan lupa Aleppo! Jangan lupa Suriah.”

Kemudian, “Hanya kematian akan menghapus saya dari sini. Setiap orang yang telah mengambil bagian dalam penindasan ini satu-persatu akan membayar untuk itu,” ujar Mevlut melanjutkan.

Perlu di ingat bahwa Mevlut melakukan ini ditengah sikap diam dunia melihat pembantaian saudara mereka di kota Aleppo, Suriah. (em/headlineislam.com)


EmoticonEmoticon