Surat Cinta Untuk Saudaraku "SALAFI"; Mengapa Engkau Haramkan Demo Bela Al-Quran?...

Assalamualaikum Warahmatullah.

Salam cinta dan kasih sayang dari sahabatmu di Bumi Allah_

Mohon baca dan renungkan surat terbuka kami ini untuk saudara-saudara kami yang mengklaim bahwa mereka adalah "Salafi"(pengikut Salaf sejati). Yang kebanyakan diantara mereka mengharamkan aksi damai yang kami lakukan dalam rangka bela Al-Quran dengan berbagai alasan dan argumentasi.

Saudaraku Salafi, ketahuilah.. setelah sholat subuh di masjid Al-Ittihad, Tebet, seorang ulama Kharismatik di Jakarta memberikan cerita bahwa beliau dan beberapa ulama lain di Jakarta telah berusaha mengikuti Sunnah dalam masalah ahok ini. Renungkanlah akhi:

1. Bahwa jauh sebelum demo pertama (7 oktober), para ulama telah mendatangi penguasa dalam hal ini kepolisian dengan membawa bukti video ceramah ahok yang menghina alqur'an dan ulama.

2. Bareskrim mengatakan bahwa video bukan bukti tapi petunjuk. bareskrim menyarankan para ulama meminta fatwa MUI bahwa ahok telah menistakan islam. 

3. Para Ulama kembali mendatangi bareskrim dengan membawa fatwa MUI bahwa ahok menistakan Islam sebagai bukti yang di minta. namun kembali bareskrim mengatakan bahwa polisi tidak bisa memproses ahok karena terganjal peraturan tentang calon pilkada.

4. Para Ulama kembali ke bareskrim dan mengatakan bahwa setelah mempelajari undang-undang pilkada tidak ada yang menghalangi bareskrim untuk memproses ahok. namun kembali bareskrim mengelak dengan mengatakan mereka terkendala perkap atau peraturan kapolri. 

5. Para Ulama lalu mendatangi kapolri menanyakan tentang peraturan apa yang bisa menghalagi proses ahok. di jelaskan oleh kapolri bahwa perkap itu dibuat di masa kapolri jendral Badrodin Haiti. Para Ulama saat itu bersama kapolri sama-sama mempelajari perkap tersebut. maka hasilnya adalah perkap tersebut tidak ada hubungannya dengan kasus ahox

6. Akhirnya para Ulama beritikad menemui presiden untuk menyampaikan kasus ini. namum presiden tak kunjung merespon malah memanggil pihak-pihak yang tidak melaporkan ahok.

Saudaraku Salafi, Sunnah apalagi yang belum di tunaikan?. sehingga engkau bisa berkata ini haram?

Saudaraku Salafi, ketahuilah bahwa demonstrasi di negara ini di akui secara konstitusi. Dibolehkan oleh undang-undang. maka karena negara membolehkan mengapa kita mengharamkan? Bahkan jika dilakukan dengan damai dan santun, dibolehkan oleh mayoritas Ulama.

Saudaraku Salafi, kalau anda bertanya pada ulama saudi tentang hukum perempuan menyetir mobil atau motor, maka para syaikh akan menjawab hukum nya haram. ya karena di saudi memang haram perempuan setir mobil dan motor. tapi apakah kalian haramkan juga istri dan anak perempuan kalian yang setir mobil dan motor di negara ini??? padahal negara ini membolehkan perempuan setir mobil atau motor. 

(cukup doakan kami wahai saudaraku.., atau diamlah kalau kalian tidak ikut, tahan lisan kalian agar jangan menggembosi perjuangan kami yang haq ini.)

Wassalam.

Akhukum Fillah Abu Ayman.

{em/headlineislam.com}

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.