Ribuan Muslim Lombok Siap Hadir Bela Islam 4 Nov


Headlineislam.com - Aliansi Umat Islam (AUI) NTB menargetkan seribu orang berangkat ke Jakarta dalam aksi Bela Islam pada Jumat (4/11) mendatang. Sekretaris AUI NTB Hasyim mengatakan, hingga kini, tercatat sudah ada sekitar 300 orang yang mendaftar. Angka tersebut diyakini akan terus bertambah hingga hari H.

“Target sampai hari H Insya Allah 1.000 orang,” katanya kepada Republika.co.id di Mataram, Selasa (1/11).

Mengenai pemberangkatan, ia sampaikan, akan menggunakan beberapa moda transportasi mulai dari pesawat hingga menggunakan bus. Ia menambahkan, saat di Jakarta, AUI NTB meminta elemen muslim Lombok yang berangkat bersama AUI NTB agar tetap berada dalam satu komando.

Menurutnya, jumlah 1.000 masih dimungkinkan bertambah mengingat banyak juga yang memilih berangkat sendiri-sendiri. Ia bersama rekan-rekan di AUI NTB juga berencana untuk mendatangi Mapolda NTB untuk mempertanyakan tuntutan yang disuarakan elemen umat Islam Lombok pada aksi Jumat (28/10) lalu.

“Kita rencanakan 3 November datang ke Polda (NTB) dengan beberapa Tuan Guru untuk menanyakan progres tuntutan kita, tapi saat ini masih koordinasi kapan bisa ketemu,” lanjutnya.

Sebelumnya, sekitar 12 ribu elemen umat Islam NTB yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam (AUI) NTB berkumpul di Islamic Center NTB pada Jumat (28/10) kemarin. Ketua AUI NTB Deddy AZ mengapresiasi sikap Polda NTB yang begitu kooperatif dalam mengawal aksi kemarin.

Selain itu, meski aksi massa diikuti sekitar 12 ribu orang, namun tidak ada sedikitpun gesekan dengan kepolisian. Menurutnya, hal ini juga tidak lepas dari peran Tuan Guru Haji (TGH) seperti TGH Hasanain Djuani dan TGH Muchlis yang ikut dalam aksi massa kemarin.

“Peran Tuan Guru di Lombok sangat berpengaruh, sehingga mampu meredam dan menenangkan massa,” ungkapnya. {em/headlineislam.com}

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.