Gila! Ahok Sebut Aksi Bela Islam 4 November Buat Merusak Jakarta (Video)

Headlineislam.com – Saya kira kasus sudah selesai. Kita sudah minta maaf, sudah datang ke Bareskrim. Silakan bagi pihak yang enggak suka juga punya pengacara, punya bagian hukum minta saja berita acara pemeriksaan ke penyedik Bareskrim. Buat apa merusak Jakarta gitu loh,” ungkap Ahok di Jakarta Selatan, Senin 31 Oktober 2016.

Hal itu disampaikan ahok dalam mengomentari soal aksi umat Islam akibat ulahnya hina Islam. Seperti yang di tulis Sindonews.com kalau ahok mengira urusannya sudah selesain dengan permintaan maafnya berkali kali. di dalam video yang dirilis CNN juga tampak jelas Ahok tuduh hal aksi 4 november buat rusak jakarta.

Menanggapi hal itu, Ahok, kata Yusril, memang sudah minta maaf tapi dengan gaya bahasa Ahok yang khas, permohonan maafnya dinilai kurang tulus. Dikatakannya, Ahok tidak merasa bersalah apalagi menyesal atas ucapannya. Seperti dikatakannya, Ahok minta maaf karena ucapannya menimbulkan kegaduhan bukan mengaku salah dan menyesal atas ucapannya.

“Permintaan maaf seperti itu tidak meredakan kejengkelan. Eskalasi kejengkelan malah makin besar,” ucap Yusril Ihza Mahendra.

Seperti diketahui, tuntutan umat islam terhadap Ahok dalam aksi 4 November depan adalah karena Ahok juga menghina Ulama. Dalam permintaan maaf ahok yang pertama dia sebutkan kalau dia tidak menghina Al Quran. Padalah dengan permintamaapannya itu dia telah menambah daftar kesalahan bahwa Ulama yang menjelaskan ayat Al Quran tentan Haramnya peminmpin kafir disalahkannya dengan menyebutnya Rasis

berikut pernyataan ahok dikutip dari Kompas.com. “Saya tidak mengatakan menghina Al Quran. Saya tidak mengatakan Al Quran bodoh. Saya katakan kepada masyarakat di Pulau Seribu kalau kalian dibodohi oleh orang-orang rasis, pengecut, menggunakan ayat suci itu untuk tidak pilih saya, ya silakan enggak usah pilih,” kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/10/2016). {pm/headlineislam.com}

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.