Banyak Lakukan Perbuatan Tercela, Jokowi Sudah Layak Diberhentikan?

SHARE:

Media Islam Indonesia

Headlineislam.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) didesak untuk memberhentikan Joko Widodo dari jabatan Presiden RI. Jokowi dinilai layak diberhentikan karena sudah sering melakukan perbuatan tercela, sebagaimana disyaratkan Pasal 7A UUD 1945.

Permintaan tersebut disampaikan Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) Bastian P Simanjuntak melalui pesan elektronik yang dikirim ke redaksi, Minggu (6/11).

Menurut dia, ada beberapa hal yang bisa dikategorikan sebagai perbuatan tercela yang telah dilakukan oleh Jokowi. Pertama, Jokowi berbohong.

jokowi jk“Dia berbohong terkait mobil Esemka, ternyata mobil Esemka bukan mobil buatan dalam negeri, sebagian besar komponennya impor dari Cina, dan copotan dari mobil-mobil yang sudah ada. Proyek mobil Esemka hanya dijadikan alat pencitraan demi meraih simpati masyarakat,” paparnya seperti diberitakan RMOLJakarta.com.

Kebohongan lainnya, saat mencalonkan sebagai gubernur DKI, Jokowi di depan masyarakat menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan tugas sebagai gubernur selama 5 tahun, namun kenyataanya ia ikut dalam pilpres pada tahun 2014.

“Kemudian, saat kampanye sebagai calon presiden, Jokowi berjanji akan membeli kembali Indosat, kenyataanya hingga saat ini ucapannya tidak terbukti,” masih kata Bastian.

Kedua, Jokowi teledor dalam mengambil keputusan. Dalam catatan Bastian, Jokowi dua kali teledor, yakni menandatangani Perpres Nomor 39 Tahun 2015 tentang Kenaikan Tunjangan Uang Muka Pembelian Mobil Pejabat Negara, dan menghapus ribuan perda tanpa proses kajian.

“Tindakan ini sangat beresiko bagi kepentingan bangsa dan negara,” katanya.

Ketiga, Jokowi tidak mampu melanjutkan reformasi di bidang hukum sebagaimana dijanjikannya saat kampanye Pilpres.

“Lembaga KPK menjadi tumpul, penyelesaian kasus Transjakarta, Sumber Waras, Reklamasi, pembelian tanah miliki Pemprov DKI di Cengkareng, terkesan mandek meskipun sudah ada bukti-bukti hukum yang lebih dari cukup.”

Selain itu, rasa kepercayaan masyarakat terhadap BPK hancur akibat ucapan ketua KPK Agus Rahardjo yang mematahkan hasil audit investigasi Sumber waras. Dalam situasi ini Jokowi tidak berbuat apa-apa demi menjaga kredibilitas lembaga tinggi BPK. Padalah dalam hierarki tata negara, KPK tingkatanya di bawah BPK.

“Aguan diundang ke Istana padahal Aguan diberikan cekal atas permintaan KPK dalam kasus reklamasi. Beredar kabar status cegah Aguan tidak diperpanjang oleh KPK,” imbuh Bastian.

Tak hanya itu, Jokowi terbukti tidak bisa menyelesaikan kasus-kasus hukum besar seperti kasus BLBI dan kasus skandal Freeport. Jokowi malahan menerbitkan tax amnesty yang juga berlaku untuk para penjahat BLBI. Sedangkan dalam kasus Freeport, Jokowi malahan berkoalisi dengan Setya Novanto, tokoh utama Skandal Freeport, dan tidak memberhentikan Luhut Panjaitan yang namanya telah disebutkan sebanyak 66 kali dalam bocoran rekaman skandal freeport.

Perbuatan tercela lainnya, kata Bastian, Jokowi sudah melanggar etika dan menyakiti hati rakyat.

Dia menyebut, Jokowi telah melanggar kontrak politik dengan rakyat Pasar Ikan Luar Batang. Ketika masyarakat Pasar Ikan digusur oleh Ahok, Jokowi sama sekali tidak merespon jeritan penderitaan mereka. Ada kesan kuat, Jokowi lebih membela kepentingan pemilik modal besar dan kepentingan negara Tiongkok dan tidak berpihak kepada rakyat pribumi.

Contoh lainnya, Jokowi tidak mau menemui perwakilan umat Islam dalam peristiwa demonstrasi 4 November 2016 di depan istana Negara terkait kasus penistaan agama oleh Ahok. Meskipun massa aksi yang ikut serta dalam demonstrasi tersebut berjumlah jutaan orang, Jokowi tidak peduli dan malahan memilih mengunjungi proyek di Bandara-Soekarno Hatta.

Atas hal tersebut, Bastian mengimbau masyarakat pribumi bersatu dan bersama-sama mendesak DPR agar segera menggunakan hak-hak konstitusionalnya untuk memberhentikan Presiden Jokowi. Pemberhentian Jokowi perlu dilakukan demi mencegah permasalahan-permasalahan yang lebih besar kedepannya.

“Bangsa Indonesia berhak mendapatkan pemimpin yang terbaik yang memiliki keberanian, diterima masyarakat, dipercaya, adil, memiliki kapabilitas, memiliki pemikiran-pemikiran yang hebat dalam membangun jiwa bangsa. Bukan pemimpin palsu hasil polesan pencitraan media bayaran para Pemilik modal besar,” tukas Bastian. {em/headlineislam.com}

COMMENTS

Terbaru$type=blogging$cate=2$count=8

Name

#larangan perayaan valentine,5,Aa Gym,7,Abdul Fattah al-Sisi,1,Abdul Muid Badrun,1,Abdul Somad,9,Abdullah Hadrami,2,Abu Bakar Ba'asyir,1,Abu Husein Maaher At-Thuwailibi,22,Abu Muhammad Waskito,1,Aceh,2,Ade Armando,2,Adi Hidayat,1,Afghanistan,3,Afrika,1,Ahmad Dhani,5,Ahok,216,Akhir Zaman,1,Akidah,1,Aksi 212,8,Aktivis 98,1,Al-Qidah,1,Al-Qur'an,5,Aleppo,5,Aliran Kepercayaan,1,Amerika Serikat,14,Amien Rais,4,Anies Baswedan,4,Anies-Sandi,3,ANNAS,2,Ansharus Syariah,1,Anton Charlyan,1,Anton Medan,2,Arab Saudi,4,Artikel,130,Aswaja,2,Bali,3,Bandung,1,Bangka Belitung,1,Banser,4,Banten,1,Bashar al-Assad,1,Bekasi,1,Berita Islam,10,Berita Pilihan,251,Bima Arya,1,Biografi,6,Bioterorisme,1,Blusukan,1,BNN,1,Boikot,1,BPJS,1,BSSN,2,Buni Yani,3,Buya Yahya,3,China,18,Ciamis,1,Cianjur,1,Dai,1,Dari Anda,20,Data Syiah,6,Dedi Mulyadi,2,Demontrasi,24,Densus,2,Din Syamsuddin,4,Djarot,2,Donald Trump,3,DPR,7,DPRD,1,Dr. Ahmad Zain An-Najah,1,Dunia Jihad,47,E-KTP,1,Ekonomi,6,Fadlan Garamatan,1,Fadli Zon,5,Fahira Idris,4,Fahmi Salim,1,Fahri Hamzah,4,FAO,2,Farid Nu'man Hasan,3,Fatwa MUI,4,Felix Siauw,2,Filipina,1,Film,1,Fiqih,1,Firoq,5,Fitra Hudaiya NA,1,FMI,1,Fokus,2,FPI,15,Fuad Bawazier,1,FUI,1,Game,1,Gatot Nurmantyo,1,Ge Pamungkang,3,GEPRINDO,2,Gerindra,2,GMBI,4,GNPF MUI,3,Golkar,1,GP Anshor,3,Gusdur,1,Habib Husein Al-Habsyi,1,Habib Novel,2,Habib Rizieq,60,Habibie,2,Haji,2,Hamas,1,Hary Tanoe,1,Hasyim Muzadi,3,Hermansyah,2,Hidayat Nur Wahid,2,Hilary Clinton,1,Hizbullah,1,HMI,5,HNW,1,Hoax,2,Hollywood,2,HTI,4,Hukum,2,Ignasius Jonan,1,IKADI,1,Ikhwanul Muslimin,1,Imam Abu Dawud,1,Info Event,26,Inggris,1,Internasional,288,IPB,1,Irak,1,Iran,13,Irene Handono,1,ISIS,7,Israel,6,Jakarta,23,Jaksa Agung,1,Jambi,4,Jawa Barat,5,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,Jeje Zainuddin,1,Jember,1,Jepang,1,Jerman,3,Jihad,4,Jokowi,93,Joshua Suherman,2,Jusuf Kalla,7,Kaesang,10,Kalbar,2,Kalitim,1,Kanada,1,Kapolri,17,Karate,1,Kebenaran Ucapan Nabi,1,Keluarga,6,Kemenag,6,Kesehatan,28,KH Tengku Zulkarnain,5,KH. Cholil Ridwan,1,KH. Muhammad Arifin Ilham,2,KH. Muhmmad Al-Khaththath,1,KH. Zulkarnain,1,Khazanah,1,Khilafah,2,Kisah,28,Kisah Muslim,2,Kivlan Zein,3,Koalisi Teluk,1,KOKAM,1,Kominfo,2,Komnas Ham,2,Komtak,1,Korea utara,2,KPK,1,Kristen,6,Ksatria Islam,1,Laskar Merah Putih,1,Lebanon,1,LGBT,21,Lombok,2,Lukman Hakim,3,Luthfi Bashori,1,Ma'ruf Amin,9,Maariya,1,Mahasiswa,3,Majelis Mujahidin,1,Malaysia,4,Manhaj,1,Masyumi,1,Mataram,1,Medan,1,Megawati,1,Menaker,1,Mendagri,2,Mesir,3,Metro TV,1,Miras,1,Motivasi,1,MPR,1,Muallaf,5,Muhammad Hidayat Situmorang,1,Muhammadiyah,12,MUI,21,Mujahid 212,1,Munarman,3,Muslimah,60,Myanmar,7,Nanang Burhanuddin,1,Nasihat,9,Nasional,1083,Natal,6,News,776,NKRI,1,Novel Baswedan,1,NTB,2,NU,25,Nusa Tenggara Timur,2,Oemar Mita,1,Opie Kumis,1,Opini,59,Padang,9,Palestina,83,Papua,5,Pastur,3,Paul Pogba,1,PBB,2,PBNU,5,PDIP,2,Pemerintah RI,10,Pendeta,1,Pendidikan,10,Penghafal Al-Qur'an,1,Penguasa,1,Penistaan Agama,7,Perancis,1,Pernikahan,1,Pesantren,2,PII,1,Pilkada,2,PKB,1,PKI,35,PKS,2,PLN,1,Plurslisme,1,PMKRI,1,Polda Metro Jaya,2,Polisi,46,Politik,9,Polri,10,Ponorogo,2,PPP,1,Prabowo,3,Provokator,1,Puasa,3,Purwakarta,2,Qatar,3,Rachmawati Soekarnoputri,1,Ragam,1,Raja Salman,1,Recep Tayyip Erdogan,1,Remaja,6,Rezim Jokowi,9,Riau,1,Rio Haryanto,1,Riyadh Bajrey,1,Rizal,1,Rohingya,1,Rohis,1,Romo Syafii,3,Rusia,10,Sadiq Khan,1,Sahabat Nabi,2,Sahlan Ahmad,4,Said Agil Siradj,9,Salafy,11,Sandiaga Uno,1,Santoso,1,SBY,7,Sejarah,12,Sejarah Indonesia,2,Sejarah Islam,5,Semaun,1,Sepatu,1,Setya Novanto,2,Singapura,1,Solo,5,Starbucks,11,Suami-Istri,1,Sulawesi Tenggara,1,Sumut,1,Suriah,8,Syaikh Arifi,1,Syam,56,Syiah,315,Tabi'in,2,Tahukah,5,Tahun Baru,1,Taliban,3,Tanggapan,1,Tazkiyah,26,Teknologi,10,Thailand,2,Tips,3,Tito Karnavian,6,TKA,1,TNI,12,Tokoh Islam,3,Tsaqofah,25,Turki,13,UBN,5,UI,1,UIN,2,Ukraina,1,Ulama,2,Ulil,1,Umroh,1,Vaksin,5,Valentine,5,Video,77,Whatsapp,1,Wiranto,2,Yazid Jawaz,1,Yogyakarta,1,Yunani,1,Yusril,2,Zaitun Rasmin,1,Zakir Naik,3,Zaskia Mecca,1,Zona Z,122,
ltr
item
Headlineislam.com - Media Islam Indonesia: Banyak Lakukan Perbuatan Tercela, Jokowi Sudah Layak Diberhentikan?
Banyak Lakukan Perbuatan Tercela, Jokowi Sudah Layak Diberhentikan?
Media Islam Indonesia
https://1.bp.blogspot.com/-5F9_shTQBoA/WCAe5wPK-lI/AAAAAAAAHOg/7sKcFtwrmlM6gLGBOhGnj3o7RVj0pAQSACLcB/s640/Banyak%2BLakukan%2BPerbuatan%2BTercela%252C%2BJokowi%2BSudah%2BLayak%2BDiberhentikan%2B-%2BHeadlineislamcom.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-5F9_shTQBoA/WCAe5wPK-lI/AAAAAAAAHOg/7sKcFtwrmlM6gLGBOhGnj3o7RVj0pAQSACLcB/s72-c/Banyak%2BLakukan%2BPerbuatan%2BTercela%252C%2BJokowi%2BSudah%2BLayak%2BDiberhentikan%2B-%2BHeadlineislamcom.jpeg
Headlineislam.com - Media Islam Indonesia
http://www.headlineislam.com/2016/11/banyak-lakukan-perbuatan-tercela-jokowi-sudah-layak-diberhentikan.html
http://www.headlineislam.com/
http://www.headlineislam.com/
http://www.headlineislam.com/2016/11/banyak-lakukan-perbuatan-tercela-jokowi-sudah-layak-diberhentikan.html
true
6541648353271730989
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy