Pengadilan Jerman Larang Muslimah Kenakan Cadar


Headlineislam.com – Pengadilan Jerman memutuskan melarang wanita Muslimah mengenakan cadar di sekolah. Hal ini semakin memicu kontroversi tentang pelarangan tersebut setelah tekanan pemerintah lokal yang melarang memakai cadar di sekolah, lapangan dan saat mengemudi bagi Muslimah.

Dilansir dari Al-Jazeera, Senin (22/08), putusan itu dijatuhkan pengadilan Administrasi Negara di kota Osnabrueck, Timur Laut Jerman, setelah Muslimah Jerman menggugat sebuah sekolah yang mengeluarkan peraturan larangan cadar bagi wanita. Sekolah tersebut beralasan, cadar merupakan simbol satu agama.

Kasus itu bermula saat sekolah Sohpie Scholl di Osnabrueck menerima seorang wanita pada April lalu menjadi salah satu peserta pegawainya. Namun, pihak sekolah mengatakan dia harus membuka wajahnya sebelum memulai pelajaran. Sementara wanita Muslimah itu ngotot tidak mau melepas cadar selama di kelas.

Menurut pernyataan pengadilan, pihak sekolah menyatakan tidak mungkin memperkerjakan wanita dengan kondisi seperti itu (bercadar). Sementara sekolah menolak berkomentar atas kasus tersebut.

Dalam salah satu agenda persidangan, wanita tersebut bersedia menghadiri sidang mewakili seluruh wanita Muslimah di Jerman. Namun pengadilan menolak permintaan itu sehingga wanita tersebut tidak hadir.

Beberapa hari sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Mesar mengeluarkan pernyataan yang menyerang cadar. Pakaian Muslimah itu dinilai tidak mewakili rakyat Jerman yang penuh dengan keterbukaan.

Cadar, menurutnya, hanya melihatkan dua bola mata saja. Sementara melihatkan wajah termasuk inti bermasyarakat kita, sebagai warga Jerman. [kt/headlineislam.com]

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.