Helikopter Rusia Jatuh Ditembak Mujahidin, Lima Tentara Tewas


Headlineislam.com – Helikopter militer milik Rusia ditembak jatuh saat mengirim bantuan ke Aleppo, Suriah sehingga menewaskan lima tentara yang berada di dalamnya. Kejadian itu merupakan peristiwa paling tragis bagi Rusia di Suriah sejak negara itu melancarkan serangan udara pada September 2015.

Warga Idlib, Suriah terlihat berbondong-bondong ke tempat kejadian menyaksikan pesawat terbakar kibat ditembak jatuh kemarin waktu setempat.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan helikopter jenis Mi-8 itu ditembak jatuh akibat tembakan dari darat di Provinsi Idlib. Pesawat itu dilaporkan tengah kembali ke pangkalannya, menurut TV pemerintah Rusia.

"Pada tanggal 1 Agustus, sebuah helikopter Mi-8 telah ditembak jatuh di provinsi Idlib, setelah pengiriman bantuan kemanusiaan ke kota Aleppo. Tiga anggota awak dan dua petugas dari Rekonsiliasi Pusat Rusia di Suriah berada di dalam helikopter," kata Kemhan Rusia, seperti dilansir Russia Today pada Senin (01/8).

Sementara itu, Kremlin dalam sebuah pernyataan memastikan bahwa tidak ada satupun yang selamat dalam insiden itu. Kelima orang yang ada helikopter tersebut tewas di tempat.

"Mereka yang ada di dalam helikopter tewas, seperti yang kita pelajari dari laporan Kemhan. Mereka meninggal, karena dalam kondisi seperti itu mereka tetap berusaha menjauhkan helikopter agar tidak mengenai warga sipil," ucap juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Cuplikan video menunjukkan puluhan orang bertakbir di sekitar helikopter yang terbakar. Bahkan beberapa di antara mereka berfoto dengan latar kejadian itu sehingga memicu keraguan apakah helikopter itu benar membawa bantuan atau habis melakukan serangan udara.

Jenis helikopter tersebut sama dengan pesawat yang jatuh saat terbang di atas wilayah Chechnya pada 2012. [abu faza/dbs/SI-Online]

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.