Harry Tanoe Beri "Wejangan" di Ponpes Tarbiyatul Huda, Pimpinan Pesantren: "Para Santri Bisa Mengambil Pelajaran dari Beliau"


Headlineislam.com – Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) memberikan motivasi kepada para santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Huda, Bogor, Jawa Barat, Kamis 25 Agustus 2016. Di hadapan para santri, ayah lima anak itu mengungkapkan perjalanan hidupnya yang mampu bertransformasi menjadi pribadi berkualitas dan akhirnya meraih sukses. Menurut dia, bila kita ingin memulai sesuatu harus lah dengan visi yang matang.

"Segala sesuatu harus dimulai dengan visi. Kalau tidak ada visi, waktu akan terbuang sia-sia," kata pria yang juga CEO MNC Group itu. Selain itu dia menjelaskan, ada tiga kualitas yang harus terus diasah. Pertama, kualitas vertikal atau hubungan spiritual dengan Sang Pencipta. Kualitas vertikal akan membuat seseorang selalu berpikir jernih dan mendapatkan tuntunan. “Kita harus mendahulukan kualitas ke atas, bagaimana memperbaiki hubungan spiritual kita dengan Tuhan,” ujar dia.

Kualitas kedua yang harus dimiliki adalah kualitas ke dalam. Selalu introspeksi, memperbaiki kekurangan atau kelemahan diri. Hary Tanoe mengingatkan, musuh terbesar setiap orang adalah dirinya sendiri. “Kalau kita malas, ya kita harus paksa untuk rajin. Kalau kita tidak disiplin, ya harus disiplin,” terangnya.

Kualitas yang ketiga, menurut Hary Tanoe adalah kualitas ke luar. Setiap orang harus memberikan yang terbaik atas tugas dan tanggung jawab yang diberikan. “Keberhasilan bukan ditentukan usia, masa lalu atau latar belakang kita. Keberhasilan ditentukan oleh kualitas kita,” tegas dia.

Pimpinan Pesantren Tarbiyatul Huda KH. Bunyamin Syarif mengatakan, ilmu dan pengalaman yang diberikan Hary Tanoe menjadi bekal berharga untuk santrinya dalam melangkah ke depan. “Para santri bisa mengambil pelajaran dari motivasi yang diberikan beliau. Semoga anak-anak menjadi pribadi yang kuat untuk menopang dan memajukan negeri ini,” ungkapnya. [ok/headlineislam.com]

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.