Waketum GP Ansor Sebut Ahok Sebaik-baik Manusia, Kiai Djakfar: "Jangan Kelabuhi Ummat!"


Headlineislam.com – Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP), Anshor, Mohammad  Khaerul Amri membuat pernyataan ngawur dengan memuji gubernur Ahok yang non muslim sebagai anfauhum linnas dan membawa kemaslahatan bagi warga Jakarta.

“Ahok itu Khairunnas anfa’uhum linnas atau Sebaik-baiknya manusia yang membawa kemaslahatan buat manusia, Ahok termasuk  pemimpin yang membawa kemaslahatan, terutama bagi warga Jakarta,” ujar pria yang biasa disapa Aam saat berbincang dengan RMOL Jakarta, Kamis (21/7).
Pernyataan dengan logika ngawur tersebut mendapat kecaman tegas dari ketua umum GP Ansor Garis Lurus KH. Djakfar Shodiq.

Pengasuh pondok pesantren Az Zubair sampang Madura ini menyebut bahwa Aam salah menempatkan dalil.

“Menanggapi pernyataan Aam Waketum PP Ansor yang mendukung dan memuji ahok dengan dalil khoirunnas… adalah salah didalam menempatkan dalil tsb. Itu logika pemikiran liberal yang berkembang di PP GP Ansor Pusat. Pemimpin non muslim pasti tidak kenal Syiar Islam dan haram kita memilih pemimpin non muslim. Malam takbiran dan potong sapi Qurban dimasjid dilarang, Ini jelas karena pemimpin non muslim tidak paham syiar Islam. Dimana -mana tempat, mayoritas adalah memimpin seperti bali mayoritas hindu pemimpinnya hindu. Jakarta mayoritas Islam ya seharusnya orang Islam yang memimpin. kalo tidak dimana letak iman agamamu, “tegas Kiai Djakfar yang juga mantan ketua DPRD Jatim ini, Jum’at (22/7) kepada NUGarisLurus.Com.

Sosok yang masih menjadi pengurus teras GP Ansor Jatim dan sudah 20 tahun menjadi pengurus Ansor ini menasehati agar pengurus pusat ansor tidak mengelabuhi Ummat dengan cara memanipulasi dalil agama.

“Jangan mencari -cari dalil atau menempatkan dalil tidak pada tempatnya demi mengelabui ummat Islam, “tutupnya. [NUgl]

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.