Membawa Nama NU, Imam Aziz Bela PKI Mati-Matian

Imam Aziz pembela PKI bersama ketua PBNU
Headlineislam.comPara kiai NU didaerah terkejut karena ada seseorang bernama Imam Aziz yang sangat berani membawa nama besar NU untuk meminta maaf kepada Partai Komunis Indonesia (PKI). [viva.co.id]

Sejak tahun 2010, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, KH. Muhyiddin Abdus Shomad sudah memberikan peringatan tentang sosok Imam Aziz yang menurut Kiai Muhyiddin adalah pembela PKI.

Kiai Muhyidin mengatakan, mantan Ketua Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) Yogyakarta itu pembela PKI tulen.

“Dulu, dia pernah mendatangi saya dan membela PKI mati-matian,” ujarnya. Muhyidin menambahkan, selain pembela PKI, dia juga termasuk tokoh liberal.

Selain Imam Azis, menurut Muhyidin, masih banyak pengurus liberal yang tak kalah bahaya lainnya. Tak pelak, hal itulah yang membuat Muhyidin khawatir. “NU sekarang dalam ancaman besar. Paham Aswaja (Ahlussunnah Waljama’ah) bisa tergerus oleh ideologi liberalisme,” ujarnya Rabu (28/4).

Karena itu, Kiai Muhyidin mengimbau agar para ulama NU mewaspadai hal tersebut.

Kiai Muhyidin menjelaskan, NU sejak kelahirannya telah menganut ideologi Aswaja. Dan, hal itu juga secara resmi ada dalam AD/ART organisasi. Jadi, ideologi NU sebenarnya adalah Aswaja, bukan liberalisme. Karenanya, dia menegaskan, menampung orang liberal jadi pengurus, berarti menyalahi aturan AD/ART organisasi.

Ketika ditanya bagaimana jika penggerusan paham Aswaja benar-benar terjadi?

“Kami akan siap melawan, dan siap berdialog di depan para kyai,” tegasnya.

Ulama yang sangat disegani kalangan Nahdliyyin ini juga berharap agar para ulama mewaspadai gerakan liberalisme di tubuh NU dan penggerusan paham Aswaja. Jika tidak, tunggu saja kerusakannya. (Nugl)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.