Usai Memvonis, Hakim Perempuan di Sumatera Ini beri Uang Kepada Terdakwa Untuk Bayar Tunggakan Sekolah



Headlineislam.comIni adalah kisah nyata yang terjadi di Sumatera. Usai memvonis seorang siswa yang didakwa mencuri, hakim mengeluarkan uang dari dompetnya sebesar Rp. 800 ribu dan memberikannya kepada terdakwa untuk membayar tunggakan uang sekolah.

Banyak alasan orang untuk mencuri, baik karena murni niat jahat, pekerjaan atau memang benar-benar kepepet. Seorang yang mencuri karena kepepet, misalnya untuk membayar tunggakan uang sekolah, meski tidak bisa dikecualikan secara hukum, pada dasarnya bukanlah orang yang memiliki prilaku jahat.

Meski Indonesia bukan menganut sistem stare decisis atau preseden, putusan itu merupakan salah satu terobosan penting dalam sejarah peradilan di Indonesia. Demikian menurut peneliti Indonesia Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar kepada pewarta detikcom.

Srikandi pengadilan, yang tidak mau namanya dipublikasikan itu menangis hatinya saat harus mengadili siswi SMP dalam kasus pencurian. Pencurian itu sendiri akibat terdakwa ingin melunasi biaya sekolahnya dan tidak mampu membeli alat-alat sekolah. Inilah yang membuat hatinya terenyuh dan mengambil uang dari dompetnya sebesar Rp. 800 ribu lalu diberikan kepada terdakwa yang baru divonisnya setelah sidang ditutup. Kepada terdakwa, siswa SMP itu, beliau berpesan untuk segera membayar biaya tunggakan sekolah dan segera membeli alat tulis yang dibutuhkan.

Beliau tersenyum kepada terdakwa yang baru saja divonisnya. Sementara seisi ruangan terdiam, panitera pengganti (PP) yang ada di ruangan itu terpana, dan anak itu hanya bisa menangis haru mendapat uang pemberian dari Bu Hakim. Setelah memberikan uang, Bu Hakim itupun buru-buru meninggalkan ruang sidang tanpa banyak berkata.

“Putusan itu melampaui cara pandang hakim Indonesia yang pada umumnya sangat positivistik dalam memahami hukum dengan mengunakan perspektif struktural dalam melihat suatu kasus,” ujar Erwin.

Hakim yang masih aktif mengadili dan bersidang seperti biasa ini berpesan supaya identitasnya ditutup rapat-rapat dan tidak di ekspose berlebihan karena beliau tidak ingin niat baiknya dianggap bentuk kesombongan atau pencitraan. (fren)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.