"Pembubaran Acara Syiah di Bangil Merupakan Wujud Bersatunya Umat Islam"


Umat Islam Bangil bersatu tolak acara sesat Syiah yang bukan bagian dari Islam
Headlineislam.com – Bersatunya berbagai ormas Islam di Bangil dalam pembubaran acara Syiah merupakan bukti bersatunya umat Islam. Hal ini sebagaimana dinyatakan oleh Dewan Pakar Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Dr. Anung Al-Hamat, Lc pada hari Sabtu (2/4/2016) di Masjid At-Taubah, jalan Raya Jakarta KM 02, Kemang, Serang, Banten.

“Alhamdulillah kita bersyukur, perbedaan yang sifatnya furu’ (cabang) memang harus kita singkirkan dan kita lepaskan, bersatunya ormas muhammadiyah, NU, dan persis ini sebuah langkah maju bersatu menghadapi musuh yang satu. Ini sebuah kemajuan dan ini yang kita harapkan,” ujar ustadz Anung sebagaimana dikutip dari jurnalislam.

Dewan Pakar Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), Dr. Anung Al-Hamat, Lc
Ustadz Anung juga menerangkan bahwa pembubaran acara Syiah bertajuk Wiladah Fatimah merupakan cerminan keresahan masyarakat terhadap ajaran Syiah dan bukan bagian dari Islam. Dan hendaknya pemerintah mengambil sikap tegas dan menolak Syiah dari negeri ini sebagaimana pemerintah Malaysia dan Arab Saudi. Karena pemerintah Malaysia dan Arab Saudi tahu betul di mana ada Syiah Negara tersebut akan hancur.

Ustadz Anung menjelaskan, ada banyak faktor yang membuat pemerintah Indonesia belum mengambil sikap tegas terhadap keberadaan Syiah.

“Bisa jadi karena kecerdikan Syiah dengan baju taqiyahnya, sehingga dia menyembunyikan identitas atau jati diri Syiah sebenarnya. Bisa jadi murni para pemegang kebijakan ini tidak tahu tentang bahaya Syiah atau yang ketiga mereka tahu mungkin karena tidak mau mengambil resiko,” terangnya. (Arham/Headlineislam.com)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.