Jangan Fitnah Negeri Kami Dan Umat Islam


Oleh : Tengku Zulkarnain

Headlineislam.comNegara Indonesia adalah negara hukum. Di mana pun namanya negara hukum ada aturan dan kesepakatan.

Menurut penglihatan kami langsung di Amerika dan Canada, Australia atau Eropa atau di manapun saja di negara hukum ada aturan untuk mendirikan rumah ibadah yang wajib dipenuhi siapa saja yang menjadi penduduknya tanpa terkecuali.

Tidak boleh sembarangan asal buat saja.

Nah, di Indonesia juga sama. Ada aturan mendirikan ibadah. SKB 3 menteri mewajibkan minimal ada 90 orang yang tanda tangan bagi pendirian sebuah rumah ibadah. Jika aturan dilanggar ya rusak.... akan sama dengan negara hukum rimba.

Penduduknya nggak ada yang Kristen tapi gereja nya ratusan. Modus untuk cari duit dari Eropa dan Amerika.

Contoh di daerah Ibu saya di Duri, Riau. Satu kecamatan Mandau saja Gerejanya ada 168 buah, umat nya secuil.

Juga di Kecamatan Balam, Rokan Hilir, Riau. Dalam 10 kilometer di tepi jalan Besar yg dulu nya adalah tanah negara tak bertuan ada 34 gereja. Saya hitung sendiri.

Begitu juga antara Lubuk Pakam ke Perbaungan Sumatera Utara, dekat kota kelahiran saya, Medan dalam 10 kilometer saja ada 28 gereja di tapi Jalan Raya. Umat nya...? Wallahu a'lam jumlahnya.

Di Indonesia ada 600 sekte Kristen. Satu dengan lainnya tidak boleh campur dalam satu gereja untuk beribadah.

Di dekat rumah saya di Jakarta Timur, namanya Bintara, ada 13 Gereja berjejer bersebelahan dalam satu RT.

Nah Bila dibebaskan tanpa aturan maka satu RW bisa 600 gereja berdiri.

Bisa kah Anda bayangkan....???

Editor : Arham | Headlineislam.com

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.