FPI: "Saya Muslim tapi Dukung Pemimpin Kafir" = "Saya Muslim tapi Saya Halalkan yang Diharamkan Allah"


JAKARTA (Headlineislam.com) – Berikut ini rangkaian twit dari akun @DPP_FPI menanggapi beredarnya foto muslim yang mendukung Ahok di media sosial:

1.      Propaganda : "Saya Muslim tapi dukung pemimpin kafir" itu tidak ubahnya seperti "Saya Muslim tapi dukung pelacuran." Sama-sama HARAM.

2.      Ucapan "Saya Muslim tapi dukung pemimpin kafir." Sama juga seperti "Saya Muslim saya dukung perkawinan sejenis." Keduanya dilarang Allah.

3.      Atau ucapan "Saya Muslim tapi dukung pemimpin kafir" itu seperti "Saya Muslim tapi dukung minuman keras & judi dilegalkan."

4.      Mereka yg ucapkan "Saya Muslim tapi dukung pemimpin kafir" itu sebenarnya adlh "Saya Muslim tapi saya halalkan yg diharamkan Allah"

5.      Kalimat itu juga sama seperti "Saya Muslim tapi saya tolak taat pada perintah Allah." Atau "Saya Muslim tapi Al-Quran saya campakkan."

6.      Mengapa ada Muslim yang dukung pemimpin kafir? Jawabnya sama seperti pertanyaan: Mengapa ada Muslim yang dukung legalisasi pelacuran?

7.      Mengapa ada Muslim yang dukung pemimpin kafir? Jawabnya sama seperti pertanyaan: Mengapa ada Muslim yang halalkan makan uang riba?

8.      Kalau kita telisik lbh jauh, mengapa ada Muslim yg mau dukung pemimpin kafir? Padahal Allah larang dlm Al-Qur'an. Jawabnya ada byk sebab.

9.      Sebab yg pertama adlh krn kebodohan. Mereka tdk tahu hukum-hukum Allah tentang keharaman memilih pemimpin kafir. Mereka perlu diingatkan.

10.  Sebab kedua adalah Materi. Muslim jenis ini sebenarnya tahu hukum Allah soal pemimpin kafir. Tapi godaan materi membutakan iman mereka.

11.  Sebab ketiga adalah terkena virus pemikiran. Diantaranya yaitu Materialisme. Segala hanya diukur dr materi. Agama mereka dicampakkan.

12.  Muslim jenis ini akan katakan "Yg penting tdk korupsi. Yg penting bekerja, yg penting kota maju." Hanya materi yg jd pertimbangan.

13.  Virus pemikiran lain yg jangkiti Muslim dukung pemimpin kafir adlh Sekularisme. Mereka ingin pisahkan urusan bernegara dgn urusan agama.

14.  Biasanya mereka akan katakan "Politik jangan bawa-bawa agama." atau "Membawa agama ke dlm urusan politik itu sudah kuno, sdh usang,"

15.  Selain itu, tentu masih banyak sebab-sebab lain yg membuat seorang Muslim rela dukung pemimpin kafir, Perlu dikaji lebih dalam.

16.  Intinya, Mereka yang katakan "Saya Muslim tp dukung pemimpin kafir," sebenarnya sdg katakan "Saya Muslim tapi saya lawan Allah." Camkan!

17.  Al-Qur’an melarang jadikan orang kafir sbg PEMIMPIN : Aali Imraan : 28, An-Nisaa’ : 144, Al-Maa-idah : 57,

18.  Al-Qur’an melarang menjadikan orang kafir sebagai PEMIMPIN walau KERABAT sendiri : At-Taubah: 23, Al-Mujaadilah: 22,

19.  Al-Qur’an melarang menjadikan orang kafir sebagai TEMAN SETIA : Aali Imraan : 118, At-Taubah: 16.

20.  Al-Qur’an melarang SALING TOLONG dengan kafir yang akan MERUGIKAN umat islam : Al-Qasshash : 86, Al-Mumtahanah: 13.

21.  Al-Qur’an melarang MENTAATI orang kafir untuk MENGUASAI muslim : Aali Imraan : 149 – 150.

22.  Al-Qur’an melarang beri PELUANG kepada orang kafir sehingga MENGUASAI Muslim : An-Nisaa’ : 141

23.  Al-Qur’an memvonis MUNAFIQ kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin : An-Nisaa’ : 138 – 139.

24.  Al-Qur’an memvonis ZALIM kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin : Al-Maa-idah: 51.

25.  Al-Qur’an memvonis FASIQ kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin : Al-Maa-idah: 80 – 81.

26.  Al-Qur’an memvonis SESAT kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin : Al-Mumtahanah : 1

27.  Al-Qur’an mengancam AZAB bagi yang jadikan kafir sebagai pemimpin/ teman setia : Al-Mujaadilah : 14 – 15.

28.  Al-Qur’an mengajarkan doa agar muslim tidak menjadi SASARAN FITNAH orang kafir : Al-Mumtahanah : 5.

29.  Ya Allah, Ya Tuhan kami, sungguh telah kami sampaikan FirmanMu. Kami memohon ampun serta berlindung kepadaMu.

Sumber : Posmetro | Headlineislam.com

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.