Satu Petinggi Teroris Syiah Dieksekusi; Syiah Hizbullah dan Milisi Syiah Iraq Geram


Erbil (Headlineislam.com) – Dua kelompok bersenjata Syiah di Timur Tengah mengecam pelaksanaan eksekusi terhadap Ulama Syiah, Nimr Baqir Amir al-Nimr.

Kelompok Syiah Timur Tengah, Asaib Ahlul Haq di Iraq dan Hizbullah Lebanon mengecam tindakan Kerajaan Arab Saudi atas eksekusi ulama’ Syiah, pada Ahad (03/01).

Bahkan, Asaib Ahlul Haq juga menyinggung akan keberadaan kedutaan Arab Saudi di Baghdad yang baru saja dibuka pada 1 Januari 2016. Mereka meminta pemerintahan Iraq untuk mengkaji ulang tentang kedutaan Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi baru-baru ini dikabarkan telah membuka kantor kedutaannya di Baghdad untuk pertama kalinya dalam 25 tahun.

“Pertimbangkan kembali manfaat dari memiliki kedutaan Saudi di Iraq, dengan duta yang mencurigakan dengan beberapa tujuan,” kata mereka dikutip dari AP.

Selain itu, Milisi Syiah Iran ini juga mengklaim, eksekusi al-Nimr merupakan bentuk kejahatan baru yang dilancarkan oleh Kerajaan Arab Saudi.

Setali tiga uang, ternyata kelompok Syiah Hizbullah juga berang atas pelaksanaan eksekusi tersebut, bahkan mereka tidak segan segan menyebut bahwa, Arab Saudi adalah “pembunuh”.

Saudara Namr Baqir Amin al-Namr, Mohammed al-Namr mengatakan bahwa, tindakan Arab Saudi ini akan memicu kemarahan dari pemuda Syiah di Arab Saudi.

“Tindakan ini akan memicu kemarahan pemuda Syiah di Arab Saudi,” katanya dikutip dari AFP.

Pada hari Sabtu Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bahwa, pihaknya telah mengeksekusi 47 orang, termasuk seorang ulama Syiah Saudi Nimr Baqir Amin al-Nimr. (k/headlineislam.com)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.