Pelaku Bom Di Jakarta, Antara Analisa Njlimet & Mati Syahid


Oleh: Ust. Maaher At-Thuwailibi

Bismillahirrahmaanirrahiim...

Di sini kami tidak ingin berpanjang lebar. To the point saja. Kami hanya ingin sedikit memberi opini simple yang mencerahkan terkait kasus bom (ada yang menyebutnya bunuh diri) di Sarinah Jakarta beberapa waktu lalu.

Ada dua point penting yang ingin kami kritisi; pertama, terkait berbagai analisa 'njlimet' dan 'ruwet' yang di kembangkan oleh banyak fihak. Kedua, terkait jasad pelaku bom yang di sebut-sebut tersenyum dan di pandang sebagai "syahid" oleh sejumlah kalangan.

* Bagi kami, analisa-analisa njlimet yang di ciptakan terkait kasus peledakan di sarinah jakarta waktu lalu, itu justru hanya bikin pusing. Sesuatu yang simple ngapain di bikin ribet.

Bagi mereka yang belajar agama, belajar tauhid dan manhaj yang benar, aktif dalam harokah dan produktif mengamati waqi' (realita), akan mengetahui dengan mudah bahwa kasus peledakan di sarinah jakarta itu murni TINDAKAN TEROR KAUM TAKFIRI KHAWARIJ MODERN. Jauh kemungkinan untuk di kaitkan dengan konspirasi ini atau konspirasi itu, dst. Ini murni kelakuan TAKFIRI IRHABI yang memiliki pola fikir prematur dalam memahami nash Al-Qur'an dan As-Sunnah terkait syar'iat Jihad atau yang semacamnya.

Memang, terkadang sebuah kasus di ciptakan oleh musuh-musuh islam denga tujuan mencoreng KESUCIAN CITRA islam itu sendiri. untuk menjalankan konspirasi besarnya itu, mereka gunakan tangan-tangan segelintir orang islam. inilah yang disebut dengan kaum TAKFIRI. kaum ekstrim yang memiliki semangat luar biasa dalam JIHAD dan PENEGAKAN SYARI'AT, namun mereka jauh dari bimbingan para ahli 'ilmu. Walhasil, disadari atau tidak, keberadaan mereka menjadi sasaran empuk para THOGHUT dalam merugikan Islam. mereka di "pelihara" untuk menjadi umpan penghancuran, sedangkan ideologi asasi mereka di jadikan "robot" untuk memecah belah barisan para pejuang.

Terkait kasus peledakan di sarinah jakarta waktu lalu, bagi kami tidak perlu membuat analisa-analisa njlimet yang di ilmiah-ilmiahkan. Sebab, di tengah komunitas kaum Jihadis, pelaku bom bunuh diri yang di sebut-sebut bernama Afif alias Sunakim alias Abu Yaza' itu, sudah ma'ruf (cukup di kenal) dan tidak asing lagi. Banyak fihak menyebut bahwa ia berasal dari sumedang jawa barat. ia baru bebas dari penjara terkait kasus teror di aceh. dan ia merupakan anak didik langsung seorang Takfiri yang disebut-sebut sebagai amir ISIS se-asia tenggara berinisial AA. Ideologi takfiri ekstrim itu kemudian dikenalkan oleh AA kepada Afif alias Sunakim alias Abu Yaza' sejak sama-sama mendekam di Cipinang.

Selain itu, terdapat nama lain yang cukup "mendidik" pemuda-pemuda ISISer di indonesia (lewat dunia maya) agar menjadi pembunuh, Yaitu Bahrun Na'im.

Bagi ISISser di indonesia, nama Bahrun Na'im ini di anggap sebagai mujahid sejati. Pria kelahiran Pekalongan tahun 1983 lalu ini menjadi sosok pengendali Teror Thamrin setelah diungkap oleh Kapolda Metro Jaya (Tito Karnavian). Bahrun Naim memiliki blog pribadi www.bahrunnaim.co yang hampir seluruh isinya mengajarkan cara membuat bom dengan mudah. Mulai dari garam, pupuk, termos, lalu bola besi, dll.

Sangat jelas terlihat isi blog-nya hanya di isi dengan konten-konten cara membunuh orang dengan bom, membenci sesama Muslim, menganggap semua orang diluar kelompoknya adalah kafir, murtad, dan harus di bunuh. Kini, blog itu sudah di blokir oleh Departemen komunikasi dan informasi (Depkominfo) beserta 10 situs radikal lainya yang berafiliasi dengan ISIS. Sedangkan Bahrun Naim sendiri telah berangkat ke Aleppo Suriah dan bergabung dengan ISIS. Allahu A'lam.

Ustadz Dr.Haidar Bawazier, anggota 'Forum Seruan Al-Haq' menyatakan,

" Tidaklah ISIS muncul atau ber-aksi disuatu tempat, kecuali pasti berakibat:

1. Memburukkan wajah umat islam sebagai ummat yang sadis dan kejam.

2. Memecah belah barisan dakwah.

3. Menjadi alasan musuh-musuh islam untuk menyerang umat islam.

Sehingga sampai saat ini saya masih meyakini bahwa ISIS itu adalah kumpulan orang-orang tidak waras. dan dibalik mereka ada skenario besar musuh-musuh islam. sebab, jualan anti virus tidak akan laku tanpa adanya virus. Allahu A'lam".

-selesai-

Banyak fihak menyebut kasus ini sebagai konspirasi, ciptaan intelijen, sinetron, film, dan yang semacamnya... bagi kami, ini juga analisa pincang. Kenapa pincang ? Ya, karena analisa yang terburu-buru dan tidak melihat latar belakang masalah.

Intinya, kasus peledakan ini murni kelakuan oknum TAKFIRI yang berangkat dari pemikiran TAKFIRI itu juga. Adapun apakah peristiwa berdarah ini merupakan proyek pengalihan isu terkait pelepasan Saham Freeport, atau anggota DPR Komisi V dari Fraksi PDIP yang tertangkap KPK, atau persidangan Tipikor Jusuf Kalla sebagai saksi untuk kasus Jero Wacik dll, itu urusan lain. Yang pasti, peledakan yang terjadi adalah murni KELAKUAN OKNUM TAKFIRI PENGIKUT ISIS DI INDONESIA, apapun tujuan dan latar belakangnya. dan akibat yang di lahirkan dari kasus ini tentunya mencabuli dan menodai ISLAM DAN UMMAT ISLAM DALAM OPINI GLOBAL. Diantaranya ialah isu "Terorisme" yang kembali diangkat ke atas panggung internasional, dan sudah tentu akan di alamatkan kepada ISLAM dan KAUM MUSLIMIN. titik.

Mungkin ada yang mengatakan bahwa kasus-kasus ini terjadi karena pemahaman takfir mereka yang menafikan (meniadakan) 'Udzur Bil Jahl,

Maka kami jawab: jika masalah ini disebabkan peniadaan Al-'Udzur bil Jahl maka harusnya yang dijadikan sasaran adalah kuburan-kuburan keramat dan tempat-tempat berhala lainnya. Tetapi selama ini tidak, sasaran mereka adalah POLISI dan WARGA ASING. Sehingga bagi kami, perkara ini lebih kepada masalah politis serta balas dendam ketimbang ideologis.

Nah, dari penjelasan sederhana kami semoga saudara pembaca mampu memahami maksud kami secara simple tanpa harus menguras energi untuk membawa kasus ini kepada opini-opini yang pincang dan 'njlimet'.

Lalu, apa solusinya ??

Satu-satunya solusi adalah 'ILMU. !!

Kaum takfiri atau khawarij modern itu ialah kumpulan orang-orang  yang mengalami penyempitan akal dalam menerjemahkan syariat-syariat ilahiyyah. terkhusus dalam konsep jihad dan qital. oleh karenanya, perlu ILMU dan AHLI ILMU untuk meng-countre ideologi sempit mereka. Jalan satu-satunya adalah DAKWAH dan MUNAZHOROH, baik lisan maupun tulisan.. dengan hikmah dan ilmiah. Insya' Allah secara perlahan itu akan membuang segala kotoran ideologi takfirisme ekstrim yang menjangkiti akal-akal mereka.

Diantara situs resmi islam (dalam bahasa indonesia) yang cukup argumentatif dalam meng-coutre ideologi radikal takfiri atau ISIS ialah situs Muqawamah.com. situs ini adalah situs islami yang di kelola oleh komunitas jihadis yang cukup anti ISIS. situs jihad yang menyuguhkan berita-berita timur tengah yang akurat dan berimbang in sya' Allah.

* Terakhir, terkait isu "Syahid" nya pelaku bom teror itu.

Sejumlah kalangan menyebut-nyebut bahwa pelaku bom bernama Afif itu mati dalam keadaan "syahid". mereka menganggap demikian karena kondisi mayat Afif dalam keadaan wajah tersenyum. di tambah lagi Broad Cast (BC) yang tersebar di kalangan jihadis yang di klaim dari para pengikut ISIS di penjara cipinang yang mengaku mencium bau harum di balik jeruji besi. Inilah kekonyolan tingkat dewa yang jauh lebih cetar membahana badai halilintar. Fenomena korban sinetron "dendam nyi pelet".

Bagaimana mungkin Kesyahidan seseorang di ukur dari seraut wajah !!??

Kesyahidan seseorang itu di ukur dari TUJUAN dan CARA. tujuan ia berjihad dan cara ia berjihad. Tidak ada orang bunuh diri (di wilayah bukan perang) lantas mati syahid. Kalau mati SANGIT, iya.

Bagaimana mungkin bisa di terima akal orang-orang beriman bahwa bom bunuh diri (wa bil khusus di wilayah aman) maka matinya syahid !?? Haasya Wa Kalla ! Orang bunuh diri -apapun motivnya- kemungkinan tempat kembalinya adalah neraka.!

Kesyahidan seseorang yang mengetahuinya hanyalah Allah. Tak ada satupun manusia di dunia ini yang berhak menentukan syahid tidaknya seseorang, kecuali ada nash yang menjelaskannya atau para Ulama yang memberikan penjelasan akan indikasinya.

Lah sedangkan si Afif ini, ayat dan hadits mana yang mengindikasikan ia mati syahid ?

Ulama mana yang menyatakan ia syahid ?

Kalau sudah wajahnya "tersenyum" berarti mati syahid. ? Dungu !!

Tidak setiap yang mati dalam keadaan tersenyum lantas mati syahid, dan tidak pula setiap yang mati mengenaskan lantas mati sangit. Tidak demikian..!

Faktanya, Usamah Bin Laden Rahimahullah matinya tidak tersenyum. malah berantakan.. apakah beliau tidak syahid ?

Ridwan Abdul Hayyi (putra Ustadz Abu Jibriel) yang mati mengenaskan di Suriah, perang dengan tentara Bashar Assad, jasadnya hancur, mati berantakan, apakah beliau tidak syahid..?

Kalau sekedar klaim atau do'a kesyahidan, Ridwan Abdul Hayyi lebih berhak mendapatkan do'a pengharapan Syahadah (kesyahidan), meskipun ia tewas dalam kondisi tidak tersenyum dan tubuhnya hancur mengenaskan.. sebab, ia berjihad langsung di wilayah perang, terlibat konflik dengan tentara Syi'ah Nushoiriyyah, bukan bunuh diri atau diam-diam membunuh orang lain, justru dia di bunuh oleh musuh. Ini JAUH LEBIH KSATRIA dan LEBIH BERHAK DI DO'AKAN DENGAN SYAHADAH (KESYAHIDAN). bukan orang dungu yang menyerang aparat, dalam wilayah aman, dan bahkan dengan sengaja mencukur jenggotnya sampai habis, serta bercelana isbal dalam rangka "nyamar".

Wal 'Iyaadzubillah..

Kalau sudah wajahnya "tersenyum" berarti mati syahid. ? Sekali lagi, Dungu !!

Tahukah anda seorang biang keladi khawarij yang membunuh Khalifah Ali Bin Abi Thalib Radhiyallahu'anhu ?? Yang kita kenal dengan nama Abdurrahman Bin Muljim...!!??

Seorang takfiri khawarij yang sesat dan menyesatkan.. dia mati dalam kondisi baca qur'an dan lisannya tak berhenti berzikir kepada Allah. dia membunuh Khalifah Ali dalam gelapnya subuh sambil baca ayat Al-Qur'an.. sampai akhirnya ia di qishas pun lisannya tak berhenti berzikir kepada Allah.. dengan penuh keyakinan bahwa segala tindak teror, pembunuhan, kezoliman, dan pertumpahan darah yang dilakukannya adalah benar dan merupakan "jihad", wal 'iyaadzu billah.

Lantas, apakah Abdurrahman Ibnu Muljm si khawarij sesat ini mati dalam keadaan Syahid karena ia mati sambil baca qur'an dan lisannya tak berhenti zikir kepada Allah..?!!

Berfikirlah wahai orang-orang yang berakal !!

Adapun "bau harum" yang di klaim muncul di ruang penjara, di balik jerusi besi, dll, cukuplah itu sebagai tolok ukur kebodohan orang-orang lemah akalnya atas cahaya Al-Haq. Sesungguhnya syaithon betul-betul berhasil menipu jiwa-jiwa yang lemah..  sekalian saja katakan bahwa ruh Si Pelaku bom itu nongol di penjara pakek jubah putih, sorban putih, dan berbau harum sambil mengatakan 'aku telah di jemput bidadari"... kebanyakan nonton sinetron "Si Manis Jembatan Ancol".

Bicara dengan anak-anak ingusan tidak ada nilai ilmiahnya.. tidak usah jadi jihadi, mending jadi sufi saja sana. kebanyakan mengkhayal.

Demikian yang bisa saya sampaikan. Lebih dan kurangnya mohon maaf.

Allahul Musta'an.

Headlineislam.com │ Editor: Arham

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.