MUI Penget Ajak Para Tokoh Gafatar Debat Terbuka!!!


Headlineislam.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak tokoh organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) untuk berdebat secara terbuka.

Cara ini diyakini efektif untuk membuktikan bahwa ajaran Gafatar menyimpang.

"Anggota mereka ini coba disadarkan agar tokoh-tokohnya, ustaznya, diajak dialog sampai berdebat," ujar Wakil Sekretaris Jenderal MUI Zaitun Rasmin di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (26/1/2016).

"Kalau perlu, di depan pendukungnya biar mereka sadar. MUI siap," kata dia.

Zaitun menuturkan, dirinya telah menyampaikan usulan itu dalam rapat penanggulangan Gafatar yang dipimpin Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Zaitun, MUI akan segera menerbitkan fatwa untuk Gafatar. Sejauh ini, fatwa sesat untuk Gafatar telah diterbitkan oleh MUI Aceh dan Kalimantan Barat.

Zaitun menyatakan, fatwa dari daerah jarang sekali berbeda dengan fatwa MUI pusat.

"Jelas sekali tentang kesesatan itu karena dia (Gafatar) metamorfosis Al Qiyyadah Al Islamiyah," ucap Zaitun.

Zaitun juga menampik pernyataan bahwa Gafatar sempat mengirim surat permohonan audiensi dengan MUI pada 2015.

Ia menyatakan, tidak pernah ada surat dari Gafatar, terlebih lagi berupa permintaan untuk audiensi.

"Sampai sekarang tidak ada surat itu, tetapi MUI sendiri setiap minta audiensi pasti dilayani, dan kami sudah beri nasihat kepada mereka secara umum," ucap Zaitun.

Dibubarkan

Gafatar menggelar kongres pada 14 Agustus 2011 dan menetapkan Mahful M Tumanurung menjadi ketua umum. Program utama Gafatar adalah pertanian mandiri.

Namun, pada 13 Agustus 2015, organisasi Gafatar dibubarkan melalui kongres luar biasa.

Saat dibubarkan, jumlah anggota Gafatar sekitar 50.000 orang, sementara jumlah simpatisannya lebih banyak dari angka tersebut.

Pembubaran organisasi Gafatar, kata Mahful, dilakukan karena berbagai alasan. Sejak saat itu, semua anggota Gafatar diberi keleluasaan untuk tetap menjalani program, berikut keyakinan yang dianut.

Mahful menyatakan, Gafatar keluar dari paham Islam yang dipercaya secara umum dan memegang teguh ajaran Millah Abraham.

Gafatar menjadikan Ahmad Moshaddeq sebagai narasumber spiritual.

Ajaran Millah Abraham juga memercayai bahwa Ahmad Moshaddeq adalah Al-Masih Al'Maw'ud, mesias yang dijanjikan untuk umat penganut ajaran Ibrahim/Abraham, meliputi Islam (bani Ismail) dan Kristen (bani Ishaq), menggantikan Nabi Muhammad SAW. (pm/headlineislam.com)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.