Ucapan Natal, Adakah Dalam Islam?

SHARE:

Bismillah.. . Saudaraku seiman dan seakidah yang saya cintai karena Allah, sebentar lagi tetangga kita umat Kristen   mengadakan h...


Bismillah...

Saudaraku seiman dan seakidah yang saya cintai karena Allah, sebentar lagi tetangga kita umat Kristen  mengadakan hari raya terbesar mereka yang bernama hari raya natal yang bertepatan pada tanggal 25 Desember di setiap tahunnya umat kristiani merayakannya.

Islam adalah agama yang toleransi terhadap pemeluk agama selainnya, Islam menghormati mereka beribadah,mengharagi ideologi atau kepercayaan yang mereka anut, bahkan di dalam al-Qur’an sudah diperintahkan agar tidak memaksakan kepercayaan seseorang kepada orang lain sebagaimana terdapat dalam surat al-Baqarah  yang artinya; “Tidak ada paksaan dalam agama.” Jadi Islam sangat menghormati dan menghargai keyakinan agama diluar Islam. Dengan prinsip yang demikian itu Islam selalu tertanam di hati para pemeluknya sehingga menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Ikhwatifillah…

Islam memilki pedoman dalam hidupnya yaitu Al-Qur’an dan as-Sunnah yang dengan itu  umat Islam akan terjaga dari hal-hal yang membahayakan akidah mereka, dalam hukum Islam ada yang bersifat tsawabi (tetap) dan mutagoyirot (berubah). Lalu apa hukum kita umat Islam mengucapkan selamat hari raya kepada umat lain??

Ucapan selamat natal hanya tiga kata tapi bisa merusak akidah kita, mengapa bisa demikian? Mari kita teliti sedikit, kok bisa dengan ucapan selamat natal bisa membahayakan akidah kita?

Pertama: Dengan ucapan natal berarti kita meyakini bahwa yesus adalah adalah anak tuhan yang disalib untuk menebus dosa manusia.

Kedua: Ucapan selamat natal walaupun singkat tapi bisa membahayakan keyakinan seorang mukmin, ia adalah kalimat syirik, apakah benar Tuhan bisa dibunuh, disalib dan mempunyai anak?

Ketiga: Islam melarang mengikuti tradisi dan hari raya agama lain sebagaimana dalam al-Qur’an yang artinya; “Barang siapa yang mencari agama selain Islam maka sekali-kali tidak akan diterima agama itu daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang yang rugi.” ( QS: Ali Imron: 85).

Demikian juga dalam hadits Nabi Shallahu ‘alahi wa salam;

“Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk dari kaum tersebut.” (HR. Abu Dawud) 

Fatwa MUI Tentang Haramnya Mengucapakan Selamat Natal

Pada 7 Maret 1981, Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang saat itu diketuai KH Buya Hamka, mengelurkan fatwa yang pokok isinya mengharamkan umat Islam mengikuti upacara Natal, meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa AS.

Fatwa itu juga mengharamkan umat Islam mengucapkan 'Selamat Natal' kepada umat Kristiani, dengan alasan apapun. Sebab, mengucapan 'Selamat Natal' akan menggoyahkan iman umat Islam, karena sama saja mempercayai Keesaan Yesus sebagai Tuhan.

Mugkin supaya lebih mengena dan paham mari kita simak diskusi di bawah ini;

Jelang Natal, tersebar broadcasts BBM, WA dan media elektronik lainnya soal percakapan imejiner, antara seorang muslim dengan rekannya yang beragama Kristen, terkait pro-kontra boleh tidaknya umat Islam mengucapkan 'Selamat Natal'.
Berikut dialog imejiner antara seorang Muslim dan David.

Muslim: Bagaimana Natalmu?

David: Baik. Kamu tidak mengucapkan 'Selamat Natal' padaku?

Muslim: Oh tidak. Agama kami menghargai toleransi antaragama, termasuk agamamu. Tapi masalah ini (mengucapkan 'Selamat Natal'), agama saya melarangnya.

David: Kenapa? bukankah hanya sekadar kata-kata? Teman
Muslimku yang lain mengucapkannya padaku.

Muslim: Mungkin mereka belum mengetahuinya. David, kamu bisa mengucapkan dua kalimat syahadat?

David: Oh tidak, saya tidak bisa mengucapkannya. Itu akan mengganggu keimanan saya.

Muslim: Kenapa? Bukankah itu hanya kata-kata? Ayo, ucapkanlah!

David: Oke. sekarang saya mengerti (kenapa kamu tak mau mengucapkan 'Selamat Natal').

Kaum muslimin yang dirahmati Allah.

Ketika kita membaca diskusi di atas kita pasti tercengan karena ucapan selamat natal bagaikan kita mengucapakan syahadat dalam Islam, begitulah wahai saudaraku seiman.

Oleh: Said as-Syaqofy
Editor: Arham

COMMENTS

Terbaru$type=blogging$cate=2$count=8

Name

#larangan perayaan valentine,5,Aa Gym,7,Abdul Fattah al-Sisi,1,Abdul Muid Badrun,1,Abdul Somad,9,Abdullah Hadrami,2,Abu Bakar Ba'asyir,1,Abu Husein Maaher At-Thuwailibi,22,Abu Muhammad Waskito,1,Aceh,2,Ade Armando,2,Adi Hidayat,1,Afghanistan,3,Afrika,1,Ahmad Dhani,5,Ahok,216,Akhir Zaman,1,Akidah,1,Aksi 212,8,Aktivis 98,1,Al-Qidah,1,Al-Qur'an,5,Aleppo,5,Aliran Kepercayaan,1,Amerika Serikat,14,Amien Rais,4,Anies Baswedan,4,Anies-Sandi,3,ANNAS,2,Ansharus Syariah,1,Anton Charlyan,1,Anton Medan,2,Arab Saudi,4,Artikel,130,Aswaja,2,Bali,3,Bandung,1,Bangka Belitung,1,Banser,4,Banten,1,Bashar al-Assad,1,Bekasi,1,Berita Islam,10,Berita Pilihan,251,Bima Arya,1,Biografi,6,Bioterorisme,1,Blusukan,1,BNN,1,Boikot,1,BPJS,1,BSSN,2,Buni Yani,3,Buya Yahya,3,China,18,Ciamis,1,Cianjur,1,Dai,1,Dari Anda,20,Data Syiah,6,Dedi Mulyadi,2,Demontrasi,24,Densus,2,Din Syamsuddin,4,Djarot,2,Donald Trump,3,DPR,7,DPRD,1,Dr. Ahmad Zain An-Najah,1,Dunia Jihad,47,E-KTP,1,Ekonomi,6,Fadlan Garamatan,1,Fadli Zon,5,Fahira Idris,4,Fahmi Salim,1,Fahri Hamzah,4,FAO,2,Farid Nu'man Hasan,3,Fatwa MUI,4,Felix Siauw,2,Filipina,1,Film,1,Fiqih,1,Firoq,5,Fitra Hudaiya NA,1,FMI,1,Fokus,2,FPI,15,Fuad Bawazier,1,FUI,1,Game,1,Gatot Nurmantyo,1,Ge Pamungkang,3,GEPRINDO,2,Gerindra,2,GMBI,4,GNPF MUI,3,Golkar,1,GP Anshor,3,Gusdur,1,Habib Husein Al-Habsyi,1,Habib Novel,2,Habib Rizieq,60,Habibie,2,Haji,2,Hamas,1,Hary Tanoe,1,Hasyim Muzadi,3,Hermansyah,2,Hidayat Nur Wahid,2,Hilary Clinton,1,Hizbullah,1,HMI,5,HNW,1,Hoax,2,Hollywood,2,HTI,4,Hukum,2,Ignasius Jonan,1,IKADI,1,Ikhwanul Muslimin,1,Imam Abu Dawud,1,Info Event,26,Inggris,1,Internasional,288,IPB,1,Irak,1,Iran,13,Irene Handono,1,ISIS,7,Israel,6,Jakarta,23,Jaksa Agung,1,Jambi,4,Jawa Barat,5,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,Jeje Zainuddin,1,Jember,1,Jepang,1,Jerman,3,Jihad,4,Jokowi,93,Joshua Suherman,2,Jusuf Kalla,7,Kaesang,10,Kalbar,2,Kalitim,1,Kanada,1,Kapolri,17,Karate,1,Kebenaran Ucapan Nabi,1,Keluarga,6,Kemenag,6,Kesehatan,28,KH Tengku Zulkarnain,5,KH. Cholil Ridwan,1,KH. Muhammad Arifin Ilham,2,KH. Muhmmad Al-Khaththath,1,KH. Zulkarnain,1,Khazanah,1,Khilafah,2,Kisah,28,Kisah Muslim,2,Kivlan Zein,3,Koalisi Teluk,1,KOKAM,1,Kominfo,2,Komnas Ham,2,Komtak,1,Korea utara,2,KPK,1,Kristen,6,Ksatria Islam,1,Laskar Merah Putih,1,Lebanon,1,LGBT,21,Lombok,2,Lukman Hakim,3,Luthfi Bashori,1,Ma'ruf Amin,9,Maariya,1,Mahasiswa,3,Majelis Mujahidin,1,Malaysia,4,Manhaj,1,Masyumi,1,Mataram,1,Medan,1,Megawati,1,Menaker,1,Mendagri,2,Mesir,3,Metro TV,1,Miras,1,Motivasi,1,MPR,1,Muallaf,5,Muhammad Hidayat Situmorang,1,Muhammadiyah,12,MUI,21,Mujahid 212,1,Munarman,3,Muslimah,60,Myanmar,7,Nanang Burhanuddin,1,Nasihat,9,Nasional,1083,Natal,6,News,776,NKRI,1,Novel Baswedan,1,NTB,2,NU,25,Nusa Tenggara Timur,2,Oemar Mita,1,Opie Kumis,1,Opini,59,Padang,9,Palestina,83,Papua,5,Pastur,3,Paul Pogba,1,PBB,2,PBNU,5,PDIP,2,Pemerintah RI,10,Pendeta,1,Pendidikan,10,Penghafal Al-Qur'an,1,Penguasa,1,Penistaan Agama,7,Perancis,1,Pernikahan,1,Pesantren,2,PII,1,Pilkada,2,PKB,1,PKI,35,PKS,2,PLN,1,Plurslisme,1,PMKRI,1,Polda Metro Jaya,2,Polisi,46,Politik,9,Polri,10,Ponorogo,2,PPP,1,Prabowo,3,Provokator,1,Puasa,3,Purwakarta,2,Qatar,3,Rachmawati Soekarnoputri,1,Ragam,1,Raja Salman,1,Recep Tayyip Erdogan,1,Remaja,6,Rezim Jokowi,9,Riau,1,Rio Haryanto,1,Riyadh Bajrey,1,Rizal,1,Rohingya,1,Rohis,1,Romo Syafii,3,Rusia,10,Sadiq Khan,1,Sahabat Nabi,2,Sahlan Ahmad,4,Said Agil Siradj,9,Salafy,11,Sandiaga Uno,1,Santoso,1,SBY,7,Sejarah,12,Sejarah Indonesia,2,Sejarah Islam,5,Semaun,1,Sepatu,1,Setya Novanto,2,Singapura,1,Solo,5,Starbucks,11,Suami-Istri,1,Sulawesi Tenggara,1,Sumut,1,Suriah,8,Syaikh Arifi,1,Syam,56,Syiah,315,Tabi'in,2,Tahukah,5,Tahun Baru,1,Taliban,3,Tanggapan,1,Tazkiyah,26,Teknologi,10,Thailand,2,Tips,3,Tito Karnavian,6,TKA,1,TNI,12,Tokoh Islam,3,Tsaqofah,25,Turki,13,UBN,5,UI,1,UIN,2,Ukraina,1,Ulama,2,Ulil,1,Umroh,1,Vaksin,5,Valentine,5,Video,77,Whatsapp,1,Wiranto,2,Yazid Jawaz,1,Yogyakarta,1,Yunani,1,Yusril,2,Zaitun Rasmin,1,Zakir Naik,3,Zaskia Mecca,1,Zona Z,122,
ltr
item
Headlineislam.com - Media Islam Indonesia: Ucapan Natal, Adakah Dalam Islam?
Ucapan Natal, Adakah Dalam Islam?
http://1.bp.blogspot.com/-SvenjH3DcV0/Vm4tCUUkC7I/AAAAAAAACxo/MSPrKHigT-0/s640/158003_620.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-SvenjH3DcV0/Vm4tCUUkC7I/AAAAAAAACxo/MSPrKHigT-0/s72-c/158003_620.jpg
Headlineislam.com - Media Islam Indonesia
http://www.headlineislam.com/2015/12/ucapan-natal-adakah-dalam-islam.html
http://www.headlineislam.com/
http://www.headlineislam.com/
http://www.headlineislam.com/2015/12/ucapan-natal-adakah-dalam-islam.html
true
6541648353271730989
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy