Subhanallah: Universitas Ini Klaim Temukan Mushaf Al-Qur'an Milik Abu Bakar

Birmingham (Headlineislam.com) – Sebuah mushaf Al-Quran tua telah ditemukan sejumlah peneliti Universitas Birmingham yang diklaim merupakan peninggalan sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Penanggalan radiokarbon yang dilakukan pada bulan Juli 2015 ini telah membuktikan bahwa lembaran Al-Quran ini berusia 1.370 tahun. Kemungkinan hal ini bisa menjadi salinan Al-Quran tertua yang pernah ada.

Direktur pelaksana Yayasan Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Jamal bin Huwareib mengatakan, dokumen seperti ini hanya bisa diamanahkan oleh sejumlah kecil sahabat Nabi SAW, dan yang paling mungkin dari mereka adalah Abu Bakar radhiyallahu anhu.

Dalam sejarah Islam, Abu Bakar dikenal sebagai orang pertama yang masuk Islam di luar keluarga Nabi Muhammad. Ia merupakan sosok teman dan penasihat terpercaya bagi Rasulullah SAW.

Selain itu beliau juga pernah menjadi khalifah pertama di era 632, yang berkuasa selama 27 bulan sampai kematiannya pada 634AD.

Jamal bin Huwareib yang juga merupakan sejarawan ini meyakini bahwa, Al-Quran ini adalah penemuan penting dari Abu Bakar Ash-Shiddiq.

“Saya yakin ini adalah Alquran dari Abu Bakr. Ini adalah penemuan paling penting yang pernah ada bagi dunia Muslim,” katanya.

Dia mengungkapkan, kualitas perkamen dan tulisan tangan Quran di Birmingham menunjukkan dokumen ini telah dibuat dari daun sejak 200 tahun yang lalu dan hanya bisa dibuat oleh seorang tokoh yang sangat penting.

“Koleksi ini, naskah ini merupakan akar tentang Islam, itu adalah satu akar tentang Al-Quran, ini akan menjadi revolusi dalam mempelajari Islam,” ujarnya.

Namun tidak semua orang begitu meyakini bahwa, Al-Qur’an di Birmingham ini merupakan versi pada zaman Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Profesor dari Universitas Islam dan Kristen Birmingham, David Thomas mengklaim, pernyataan Huwareib merupakan “lompatan yang terlalu jauh”.

Dia menambahkan, ia mempercayai bahwa naskah Al-Qur’an itu sebenarnya telah dibuat sekitar 20 tahun setelah kematian Khalifah pertama.

Sementara itu ia mengakui bahwa “orang yang benar-benar menulis ini bisa juga telah dikenal Nabi Muhammad”.

Al-Qur’an Birmingham ini sendiri diklaim baru ditemukan di universitas awal tahun ini setelah menghilang selama satu abad lamanya.

Secara luas, hal ini dianggap sebagai penemuan paling penting dari sejarah Islam selama ratusan tahun. (K/headlineislam.com)

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.