Pendukung Isis Indonesia Masuk Rumah Sakit Setelah Mubahalah


Jakarta (Headlineislam.com) – Siapa yang tidak kenal Fauzan Al-Anshari. Seorang juru dakwah yang namanya sempat mewarnai dunia jihad di indonesia. Ia pernah menjadi ketua departemen data dan informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) saat di pimpin Ustadz Abu Bakar Ba'asyir. Setelah ia di pecat dari keanggotaan MMI karena dianggap merisaukan tanzhim harokah, ia mendirikan pondok pesantren di banjar patroman ciamis dan menamainya ponpes "Anshorullah". Diantara teman sejawat yang banyak membantu dakwahnya setelah di boikot dari komunitas Jihadis di indonesia ialah Puspo Wardoyo, seorang pengusaha besar asal solo yang terkenal sebagai pemilik restaurant dan rumah makan "WONG SOLO".

Figur Fauzan Al-Anshari terkenal cukup aktif menyuarakan TAKFIR (pengkafiran) terang-terangan terhadap oknum-oknum pemerintah secara mu'ayyan. Itu bisa kita lihat di berbagai tulisan-tulisannya. Hingga akhirnya ia mulai bersimpatik terhadap organisasi ISIS atau IS yang di deklarasikan sebagai 'khilafah islamiyyah" dan di pelopori oleh Abu Bakar Al-Baghdadi. Menurut data di lapangan, Fauzan Al-Anshari ini termasuk 'fans berat' Aman Abdurrahman, seorang 'maha guru' di kalangan ISISER di indonesia.

Sempat beredar isu bahwa sosok Fauzan Al-Anshari merupakan bagian dari strategi intelijen yang cukup mengganggu stabilitas tanzhim harokah. Tetapi itu hanya isu dan praduga yang belum bisa di buktikan secara faktual.

Di akhir perjalanannya, seraya membina sejumlah santri di markaznya, ia terang-terangan mengumumkan bahwa ia mendukung ISIS dan menjaring para pemuda-pemudi untuk (secara tidak langsung) bergabung bersama 'Daulah'. Tak hanya itu, ia berulang-ulang menantang MUBAHALAH siapa saja yang tidak setuju dengan ISIS. Ia menantang bersumpah memohon laknat bila ISIS itu tidak benar. meski tercatat beberapa tokoh penting gerakan jihad yang menolak eksistensi ISIS semisal Abu Muhammad Al-Al-Maqdisi, Aiman Az-Zhawahiri, Abdullah Al-Muhaisini, Abu Qotadah Al-Filisthini, dll, tampaknya Fauzan Al-Anshari tidak mengindahkan itu semua. Ia tetap bersikeras mendukung keberadaan ISIS sepenuhnya lahir dan batin.

Seiring berjalannya waktu, tantangan Mubahalah itu di sambut baik oleh seorang Da'i muda asal Sumatera, Ustadz Abu Husein Maaher At-Thuwailibi. Secara tidak langsung, terlepas dari pro contra apakah pelaksanaan Mubahalah itu sah atau tidak secara fiqih, Ustad At-Thuwailibi menyambut seruan Sumpah Ustad Fauzan Al-Anshari.. Ustad At-Thuwailibi pun mempublikasikan Sumpahnya dalam bentuk rekaman suara yang menyumpah Fauzan Al-Anshari sebagai pengibar Ideologi ISIS di nusantara.

Lafadz Sumpah 'Mubahalah' Ustadz At-Thuwailibi ia sampaikan dalam bahasa arab yang bisa di lihat pada link di bawah ini:


Qadarullah Maa Sya'a Fa'al, tersebar berita bahwa Ustad Fauzan Al-Anshari, pengibar ideologi ISIS di indonesia kini terbujur di rumah sakit. Menurut informasi dari salah seorang istrinya yang ia sampaikan melalui WhatsApp, Fauzan Al-Anshari terserang penyakit vertigo & hipertensi. Seorang aktivis yang mengaku sebagai Abu Hasby Warsito menyebut-nyebut bahwa Fauzan Al-Anshari langsung koma di Rumah Sakit 3 hari setelah Mubahalah. Demikian pula yang di alami oleh seorang wanita bernama Ummu Saja'ah sehingga ia mengalami syok berat setelah sebelumnya hobi mengutuk para penentang ISIS dan mengajak mubahalah.

Berikut kami nukilkan lafadz sumpah Ustad At-Thuwailibi dalam bahasa indonesia:

"Shighoh Mubahalah (Lafadz Sumpah) antara saya dan Fauzan Al-Anshari Hadahullah...

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Saya Abu Husein At-Thuwailibi berkata bahwa segala puji bagi Allah Rabb semesta alam dan semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Hamba dan Utusan-Nya, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Salam.

Ya Allah, dzat yang memelihara tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi, yang maha pengasih dan penyayang, apabila Fauzan Al-Anshari menentang kebenaran dan menyeru kepada kebatilan, maka turunkanlah padanya adzab yang pedih dari langit..

Dan apabila saya Abu Husein At-Thuwailibi menentang kebenaran dan menyeru kebatilan, maka turunkanlah kepada saya laknat dan adzab-Mu yang pedih.

Ya Allah, apabila Fauzan Al-Anshari menentang kebenaran dan menetapi kebatilan, maka turunkan padanya AZAB dari sisi-Mu.

Saya Abu Husein At-Thuwailibi berlepas diri dari daya dan kekuatan Allah menuju daya dan kekuatan saya, saya bersumpah bahwasanya 'Daulah Islamiyyah' versi Abu Bakar Al-Baghdadi bukanlah Khilafah Islamiyyah Hakiki yang berdiri di atas Manhaj Nubuwwah. Akan tetapi ia merupakan khilafah palsu yang berdiri diatas fanatisme jahiliyyah dan kesesatan. Dan apabila gerakan ini bukan gerakan khawarij gaya baru sebagaimana yang di sepakati para Ulama, maka semoga Allah melaknat saya di dunia dan di akhirat ... dst. "

-SELESAI-

Demikian lafadz sumpah (Shighoh Mubahalah) Ustad At-Thuwailibi yang ia sampaikan saat menyambut tantangan sumpah Ustad Fauzan Al-Anshari.

Demikian sekilas info. Sekian dan Terimakasih.

-Abu Umar Nurdin Yusuf-

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.

 
loading...