PBNU Ikut Andil Jaga Keamanan Natal; Ini Tanggapan NU Garis Lurus!

Jakarta (Headlineislam.com) – Hari natal merupakan hari raya kaum musyrikin yang dirayakan setiap tanggal 25 Desember. Keamanan pun semakin diperketat oleh aparat keamanan negeri ini. Dan ada sebagian umat Islam yang turut serta dalam penjagaan. Salah satunya organisasi PBNU yang diketuai oleh Said Aqil Siradj.

Said Aqil Siradj, menjelaskan sejak zaman Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjabat sebagai Ketua PBNU, GP Anshor dan Banser selalu ikut berpartisipasi mengamankan Natal. Mereka juga akan turut mengamankan di gereja-gereja yang resmi.

"GP Ansor dan Banser akan ikut mengamankan Natal di gereja-gereja. Tapi gereja yang resmi, bukan yang gereja yang tidak resmi di ruko-ruko.  (Partisipasi ini) Agar menunjukkan Islam yang sebenarnya yakni yang toleran," ucap Said Aqil sebagaimana dikutip dari detik.com

Melihat fenomena di atas, NU Garis Lurus menanggapinya dengan penuh bijaksana dan tentunya dilakukan untuk menyelamatkan akidah umat Islam. Berikut kutipan yang telah ditelusuri oleh tim headlineislam.com

LARANGAN MENJAGA GEREJA DARI AMIRUL MUKMININ UMAR BIN KHATTAB

Hukumnya haram kaum muslimin ikut campur perayaan hari raya kaum kuffar dan musyrikin apalagi sampai ikut campur menjaga gereja mereka saat hari raya kekafiran mereka.

Berikut larangan dari Amirul Mukminin Abu Hafsh Al Faruq Umar Bin Khattab Radhliyallahu Anhu tentang hal tersebut.

ﻗﺎﻝ ﻋﻤﺮ – ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ – : ” ﻻ ﺗﻌﻠﻤﻮﺍ ﺭﻃﺎﻧﺔ ﺍﻷﻋﺎﺟﻢ ﻭﻻ ﺗﺪﺧﻠﻮﺍ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻛﻨﺎﺋﺴﻬﻢ يوم أعيادهم ﻓﺈﻥ ﺍﻟﺴﺨﻂ ﻳﻨﺰﻝ ﻋﻠﻴﻬﻢ ” . ﺃﺧﺮﺟﻪ ﻋﺒﺪﺍﻟﺮﺯﺍﻕ ﻓﻲ “ﻣﺼﻨﻔﻪ‏( 1 / 411 / 1609 ‏)  ﻭﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ ‏( 9 / 234 ‏) ، ﻣﻦ ﻃﺮﻳﻖ ﻋﻄﺎﺀ ﺑﻦ ﺩﻳﻨﺎﺭ ، ﻋﻦ ﻋﻤﺮ. ﻭﺃﺧﺮﺟﻪ ﺍﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺷﻴﺒﺔ ﻓﻲ ” ﻣﺼﻨﻔﻪ ” ‏( 5 / 299 / 26281 ‏) ﺑﺴﻨﺪ ﺻﺤﻴﺢ.

Berkata Sayyidina Umar Bin Khattab: “Jangan kalian mempelajari/mengajarkan bahasa orang ajam musyrik yang tidak bisa dipahami dan JANGAN KALIAN MEMASUKI GEREJA MEREKA SAAT HARI RAYA MEREKA. Karena kemurkaan Allah turun atas mereka. (HR al Baihaqi, Abdur Rozzaq, Dan Ibnu Abi Syaibah dalam Kitab Mushonnifnya dengan sanad Shahih).

ﻗﺎﻝ ﻋﻤﺮ رضي الله عنه ” : ﺍﺟﺘﻨﺒﻮﺍ ﺃﻋﺪﺍﺀ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﻋﻴﺪﻫﻢ “.( ﺃﺧﺮﺟﻪ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻓﻲ ” ﺍﻟﺘﺎﺭﻳﺦ ﺍﻟﻜﺒﻴﺮ ” ‏( 4 14 / ‏) ، ﻭﻣﻦ ﻃﺮﻳﻘﻪ ﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ ﻓﻲﺍﻟﺴﻨﻦ ﺍﻟﻜﺒﺮﻯ ” ‏( 9 / 234 ‏) ، ﻭﻓﻲ ” ﺍﻟﺸﻌﺐ ” ‏( 7 / 43 ‏) ، ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻣﺮﻳﻢ ، ﺃﻧﺎ ﻧﺎﻓﻊ ﺑﻦ ﻳﺰﻳﺪ ، ﺳﻤﻊ ﺳﻠﻴﻤﺎﻥ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺯﻳﻨﺐ ، ﻭﻋﻤﺮﻭ ﺑﻦ ﺍﻟﺤﺎﺭﺙ ، ﺳﻤﻊ ﺳﻌﻴﺪ ﺑﻦ ﺳﻠﻤﺔ ، ﺳﻤﻊ ﺃﺑﺎﻩ ، ﺳﻤﻊ ﻋﻤﺮ ﺑﻦ ﺍﻟﺨﻄﺎﺏ ، ﺑﻪ. ﻭﺍﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺣﺎﺗﻢ ﻓﻲﺍﻟﺠﺮﺡ ﻭﺍﻟﺘﻌﺪﻳﻞ ” ‏( 4 / 118 ‏).

Berkata Sayyidina Umar Bin Khattab Radhliyallahu Anhu: “Jauhi Musuh -Musuh Allah (Kuffar dan Musyrikin) dalam hari raya mereka”. (HR. Al Bukhari dalam Tarikh Al Kabir, Al Baihaqi As Sunan Al Kubro, Syuabul Iman, dan Ibnu Abi Hatim).

Lihatlah larangan dari Amirul Mukminin Umar bin Khattab tentang larangan mendekati perayaan hari raya kaum kuffar dan musyrikin. Apalagi sampai menjaga gereja mereka?!!!

Sumber: Detik │ Nugarislurus │ Arham │ Headlineislam.com

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.