‘Noragami Aragoto’ Tuai Kontroversi, Gunakan Potongan Adzan Dalam Soundtrack


Headlineislam.com – Sebuah anime bertajuk Noragami Aragoto baru saja menghebohkan kalangan Muslim di dunia maya. Pasalnya, belakangan diketahui kalau sebuah musik latar atau background music (BGM) di salah satu episode terdengar mirip suara adzan.

Musik latar berjudul Push Buttons 6 yang mengundang kontroversi itu, awalnya dibuka dengan iringan distorsi gitar bernuansa metal. Setelah itu, ketukan dan iringan ala musik trance (disko) pun menyusul kemudian.

Barulah kemudian suara vokal yang melantunkan kumandang adzan diperdengarkan. Jika mendengar lagunya dalam versi utuh, vokal tersebut benar-benar melantunkan kumandang adzan dari awal hingga akhir, sementara alunan musik elektronik terus mengiringinya.

Banyak umat Islam di dunia maya yang menyayangkan keberadaan musik latar ini sebagai pengiring episode keenam Noragami Aragoto.

Apalagi di dalam animenya, musik ini dijadikan pengiring adegan pertempuran yang tak ada kaitannya dengan ajaran agama Islam.

Beberapa kaum Muslim menghujat pencipta musik ini, beberapa ada juga yang berharap agar lagu ini dihapus. Banyak pihak dari kalangan non-Muslim pun setuju kalau lagu ini tidak menghormati agama Islam.

Meskipun begitu, tak sedikit juga pihak-pihak tertentu yang menganggap lagu ini hanya sekedar kebebasan berekspresi yang tak perlu diributkan.

Bahkan ada beberapa yang mengaku Muslim menganggap lagu ini terdengar indah dan bisa menjadi bahan shalat lima waktu bagi beberapa fans anime dari kaum Muslim yang belum taat beribadah.

Noragami Aragoto mengudara sejak Oktober 2015. Anime yang sudah memasuki musim kedua ini diadaptasi dari manga Noragami karya Adachitoka yang terbit sejak 2010 lalu. Kisah dalam animenye bercerita tentang siswi SMA yang terjun ke dunia para dewa setelah mengalami kecelakaan dan bertemu pria misterius. [lp6]

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.