Nama Erdogan Masuk Daftar Teroris Global 2015 Versi Amerika Serikat


Washington (Headlineislam.com) – Kementerian Luar Negeri AS pada Rabu (09/12) kembali mengumumkan daftar teroris global versi pemerintah Amerika. Menariknya, nama Erdogan dimasukkan ke dalam daftar teroris yang terbaru ini. Tapi tunggu dulu, yang dimaksud bukanlah Recep Tayyip Erdogan sang Presiden Turki, melainkan Emrah Erdogan. Seorang warga negara Jerman kelahiran Turki.

Sebelum ditangkap tahun 2012, Erdogan diduga merupakan anggota al-Qaidah dan al-Syabaab cabang al-Qaidah di Afrika Timur. Kemenlu AS menuding Erdogan berperan dalam merekrut para pejuang jihadis asing ambil bagian dalam pertempuran serta melakukan penggalangan dana untuk kedua organisasi jihad tersebut.

Erdogan diketahui berlatih keahlian militer bersama al-Syabaab dan terlibat sejumlah amaliyat di Kenya dan Uganda sebelum akhirnya tertangkap di ibukota Tanzania, Darussalam. Ia tertangkap di Tanzania pada bulan Juni 2012 kemudian diekstradisi ke Jerman dan dinyatakan bersalah dengan vonis 7 tahun penjara. Vonis itu dijatuhkan atas tuduhan bergabung dengan kelompok-kelompok militan di Pakistan dan Somalia.


Emrah Erdogan

Tuduhan lain atas Erdogan adalah melakukan ancaman “teroris” via telepon di Pakistan dan Jerman pada bulan November 2012. Saat ini, mujahid Jerman kelahiran Turki ini tengah menjalani hukuman.

Dalam laporannya edisi 2012, Departemen Luar Negeri AS sedikit menyinggung nama Erdogan. Kantor departemen yang bermarkas di distrik Foggy Bottom ini menyebut laporan Pusat Kontra Terorisme Nasional (NCTC) di Tanzania, bahwa penangkapan Erdogan membuktikan kedua organisasi al-Qaidah dan al-Syabaab memiliki elemen-elemen serta membuat perencanaan di perbatasan negara tersebut.

Pada bulan Agustus 1998, al-Qaidah mengebom kantor Kedutaan Amerika Serikat di Kenya dan Tanzania. NCTC didirikan dan bekerja dalam rangka mencegah terjadinya serangan serupa, khususnya di Tanzania.

Tudingan AS bahwa Erdogan merupakan anggota al-Qaidah dan al-Syabaab tidaklah mengherankan. Al-Qaidah diketahui menanam agen-agennya di internal barisan al-Syabaab jauh sebelum al-Syabaab sendiri secara terbuka menyatakan kesetiaan kepada Syeikh Aiman adz-Dzawahiri pada bulan Februari 2012.

Sebuah surat yang diklaim telah ditemukan di rumah Syeikh Usamah bin Ladin di Abbottabad – Pakistan, mengungkap bahwa pemimpin al-Qaidah itu menginstruksikan kepada pemimpin al-Syabaab pada tahun 2010 untuk merahasiakan hubungan mereka dengan al-Qaidah.

Hal itu bisa dipahami bahwa kebijakan untuk menghindari pengakuan secara resmi tentang adanya hubungan antara kedua kelompok jihad itu sebagai pilihan taktik. Hingga saat ini, al-Syabaab masih sangat loyal kepada al-Qaidah sejak pernyataan resmi mereka di awal tahun 2012. [kiblat]

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.