Tjahjo Kumolo Akui Presiden Jokowi Terima Wahyu, Emangnya Jokowi Jadi Nabi?

Jakarta (Headlineislam.com) – Naudzubillah! Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengakui Joko Widodo atau Jokowi bisa menjadi Presiden Indonesia karena mendapat wahyu dari Tuhan.

Pengakuan orang terdekat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu diungkap oleh mantan wartawan Istana Bambang Wiwoho dalam tulisan “Benarkah Presiden Jokowi Menerima Wahyu dari Tuhan?”

Kata Bambang Wiwiho, dalam group Whatsapp, Menteri Tjahjo mengungkapkan:

“Catatan pemahaman saya, NKRI sekarang ini dalam tahap ‘Ngerubuhaken Pagere Batin’ (arti secara umum: Merubuhkan/Merombak Pagar Batin yang Tidak Benar-Kodratnya). Jabatan Presiden RI Nusantara IND menurut kepercayaan Jawa adalah Wahyu… Wahyu akan berbicara melalui pikiran dan batin orang yang di naungi Wahyu terlebih dahulu sebelum orang itu menjadi Presiden. Seperti Presiden Bapak Jokowi sekarang ini sedang bergerak atas perintah Batin Wahyu tsb (amanah dari TuhanYang Maha Kuasa) karena beliau pemegang amanah dan Beliau penerima Wahyu memimpin Nusantara, walaupun Bp Jokowi sendiri mungkin tanpa menyadarinya awalnya -semua mengalir dengan sendirinya dan Bp Jokowi dengan pendukungnya mengalir bergerak -hingga menang Pilpres 2014-)

Di era Jokowi ini sungguh luar biasa. Berbagai kemaksiatan dan penistaan agama terus bergulir diberbagai daerah. Saat ekonomi anjlok pun tetap ada yang mengatakan ekonomi kita sedang menuju perubahan yang baik. Saat umat Islam membutuhkan perlindungan dari kejahatan orang-orang kafir dan musyrik, pemerintah malah micingkan mata.

Kabar terakhir dan telah diketahui penduduk Indonesia bahwa Jokowi membeli sebuah hellikopter menggunakan uang APBN sebesar 45 juta dollar. Uang siapa yang dipakai? Adakah dibenaknya rasa tanggung jawab di tengah terpuruknya ekonomi saat ini?

Sumber : Posmetro | Editor : Ibnu M | Headlineislam.com

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.