Mujahidin Kembali Bombardir Desa Syiah di Pedesaan Idlib


Idlib (Headlineislam.com) – Mujahidin Suriah, Kamis (19/11), kembali membombardir kota Al-Fu’ah dan Kufreya di pedesaan Idlib yang terkepung. Ini merupakan gempuran pertama sejak mujahidin dan rezim menyepakati gencatan senjata di dua kota yang dihuni mayoritas Syiah pro rezim itu.
Kantor berita Al-Jazeera melaporkan, nampaknya gencatan senjata di dua kota itu runtuh hari ini. Sementara pejuang mengatakan, gempuran itu dilakukan untuk menanggapi serangan jet Rusia ke sejumlah wilayah yang disepakati gencatan senjata.
Sumber pejuang mengatakan, sebelumnya Rusia menyampaikan kepada mujahidin bersedia menghentikan operasi militer di Ghoutah Timur. Menurut rencana, gencatan senjata itu dimulai sejak Kamis pagi hingga 15 hari ke depan.
Sumber Al-Jazeera itu mengungkapkan bahwa ini dianggap niat baik sehingga mujahidin menyetujui tawaran tersebut. Mujahidin bersedia melakukan gencatan senjata di sejumlah wilayah di pedesaan Damaskus.
Akan tetapi, media-media pendukung rezim Suriah melansir dari Kementrian Rekonsiliasi Nasional melaporkan tidak ada gencatan senjata yang disebutkan itu.
Sementara lembaga pengawas HAM Suriah mengatakan, negosiasi gencatan senjata yang berlangsung selama beberapa hari di bawah pengawasan internasional itu gagal tanpa sebab.
Rami Abdurrahman mengatakan kepada AFP, front pertempuran di Duma dan Harasta sempat mereda Kamis pagi. Kendati demikian, tidak ada kesepakatan gencatan senjata di wilayah itu.

Perlu diketahui, kota Al-Fu’ah dan Kufreya termasuk dalam bagian wilayah gencatan senjata yang disepakati antara Ahrar Syam dan delegasi dari Iran bulan lalu. Mujahidin menggunakan dua kota itu untuk menekan rezim di wilayah lain. [em/kiblat/headlineislam.com]

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.