Inilah Orang-Orang Indonesia Yang Pertama Kali Membaiat Khomeini

SHARE:

Jakarta ( Headlineislam.com )   – Masih menyisakan tanda tanya besar bagi umat Islam Ahlus Sunnah di Indonesia, ‘Siapakah orang yang pe...


Jakarta (Headlineislam.com) – Masih menyisakan tanda tanya besar bagi umat Islam Ahlus Sunnah di Indonesia, ‘Siapakah orang yang pertama kali membawa masuk ajaran syiah ke Indonesia?’

Pertanyaan ini terjawab ketika acara deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) DKI Jakarta yang dijawab langsung oleh Amir Majlis Mujahidin, M. Thalib.

Di hadapan jamaah, M Thalib menyebut tiga nama tokoh Indonesia yang telah berbaiat kepada Khomeini pada tahun1981. Satu orang adalah teman ustadz Thalib dan dua orang merupakan guru bahasa Arabnya. Lansir arrahmah.

Tiga orang yang telah berbaiat kepada Khomeini itu adalah Husen Al-Habsyi (Yapi Bangil Jawa Timur), Amien Rais (Jogjakarta), dan Abdullah bin Nuh (Bogor, penulis kamus Arab-Indonesia), tulis nahimunkar.com.

Selanjutnya di media sosial fp ada kutipan yang memberikan gambaran, ditulis sebagai berikut:

Pelajar Indonesia di Iran pernah mewawancarai Amien Rais di Iran 2007.

Cuplikannya:

Pewawancara: Ada sebuah fenomena, yaitu di satu sisi, terutama bagi teman-teman di sini, meskipun kita ingin membangun bangsa, tapi di sisi yang lain muncul banyak kecurigaan dari beberapa pihak yang memang tidak menghendaki kehadiran Syiah di Indonesia. Menurut anda, apakah memang pemikiran Syiah tidak menguntungkan bagi bangsa?

Amien Rais:

Jadi anda jangan takut dituduh syiah dan lain-lain; karena menurut saya suni dan syi’i adalah madzhab-madzhab yang legitimate dan sah saja dalam Islam. Al Azhar juga dilahirkan oleh dinasti Fatimi yang juga Syiah. Jadi ngga usah lah kita saling tidak percaya. infosyiah.wordpress.com

Lalu ada komentar dari pembaca, di antaranya ini:

Jessica Savitri Devi Kebetulan keluarga saya dekat dengan beliau, dan mengetahui keseharian beliau, jadi saya rasa pernyataan itu politis sifatnya.

Beliau puasa Daud sudah puluhan tahun, sholat 5 waktu, berhaji, berpuasa, sama dgn ahlussunnah.

Demikian penjelasan saya, ustadz.

Kemudian ada jawaban untuk Jessica Savitri Devi , semoga dg munculnya berita ini, beliau berkenan menarik/ mencabut ucapan, pandangan, dan pendapatnya yang tampak kurang jeli terhadap bahaya, kesesatan, kesadisan syiah serta permusuhandandendam syiah terhadap Islam. harapan dicabutnya kekeliruan beliau itu masih ada, karena beliau juga pernah diberitakan, kutipannya sebagai berikut: Kiyai-Kiyai NU yang menggulkan asas tunggal pancasila itu di antaranya dipimpin Kiyai Haji Ahmad Siddiq (mendiang yang dulunya suka musik rock barat, satu kebiasaan yang jauh dari adab orang alim Islam, yang kitab-kitabnya menyebut sankres alias musik itu haram). Kemudian “jasanya” itu dibawa mati.

Dan mereka yang masih hidup, mereka tidak merasa malu apalagi minta maaf kepada umat ketika Umat Islam bersyukur dan merasa lega saat asas tunggal pancasila itu ditendang oleh MPR dalam sidangnya 1998, setelah pemerintahan Soeharto jatuh, dan pemerintahan diserahkan kepada wakilnya, Prof Ir Baharuddin Jusuf Habibie. Sikap para Kiyai itu kalau diperbandingkan, masih agak mending Amien Rais (Ketua MPR) yang walaupun tanpa menyandang gelar Kiyai namun secara jantan dia meminta maaf kepada bangsa Indonesia atas “ijtihad politiknya” (menurut istilah dia) yang salah ketika dulunya memprakarsai untuk memilih Gus Dur/ Abdurrahman Wahid sebagai calon presiden yang ternyata setelah dijalani, kepemimpinan Gus Dur menurut Amien Rais menyebabkan Amien minta maaf kepada bangsa atas salah pilihnya itu. Hingga Amien Rais pun tampak bertanggung jawab terhadap bangsa Indonesia untuk berupaya bagaimana agar Gus Dur turun dari jabatan presiden. Sekalipun sikap Amien Rais itu jelas sikap politik, namun di situ tampak terus terang mengaku bahkan minta maaf atas kesalahannya, dan pula mau berusaha untuk menambal kesalahannya.

[Dikutip dari Buku “Bila Kyai Dipertuhankan, Membedah Sikap Beragama NU “, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, 2001].http://www.nahimunkar.com/kiyai-itu-apa/

Dari kasus ini, ANNAS dan para pegiat yang selama ini berjuang menghadapi bahaya kesesatan syiah, dengan adanya berita yang telah tersebar itu sebaiknya tidak menyia-nyiakan moment ini. Apalagi seperti sikap beliau yang ternyata pernah berani minta maaf kepada bangsa ini atas kekeliruan yang beliau sadari, pernah beliau lakukan, dan disertai upaya serius pula. Dan itu jarang sekali terjadi di negeri ini.

Semoga beliu hanya karena terpleset dan kemudian berkenan untuk berfikir ulang dan membuang pandangan usangnya. Kalau tidak, maka akan jatuh ke kubangan tragis, ibarat mengiyakan saja, mau Jawa ini (dulu itu) tetap kerajaan Majapahit atau ganti Kesultanan Demak ya sama saja. Betapa naifnya, kalau begitu cara berfikirnya. [im/nahimungkar/headlineislam.com]

COMMENTS

Terbaru$type=blogging$cate=2$count=8

Name

#larangan perayaan valentine,5,Aa Gym,7,Abdul Fattah al-Sisi,1,Abdul Muid Badrun,1,Abdul Somad,9,Abdullah Hadrami,2,Abu Bakar Ba'asyir,1,Abu Husein Maaher At-Thuwailibi,22,Abu Muhammad Waskito,1,Aceh,2,Ade Armando,2,Adi Hidayat,1,Afghanistan,3,Afrika,1,Ahmad Dhani,5,Ahok,216,Akhir Zaman,1,Akidah,1,Aksi 212,8,Aktivis 98,1,Al-Qidah,1,Al-Qur'an,5,Aleppo,5,Aliran Kepercayaan,1,Amerika Serikat,14,Amien Rais,4,Anies Baswedan,4,Anies-Sandi,3,ANNAS,2,Ansharus Syariah,1,Anton Charlyan,1,Anton Medan,2,Arab Saudi,4,Artikel,130,Aswaja,2,Bali,3,Bandung,1,Bangka Belitung,1,Banser,4,Banten,1,Bashar al-Assad,1,Bekasi,1,Berita Islam,10,Berita Pilihan,251,Bima Arya,1,Biografi,6,Bioterorisme,1,Blusukan,1,BNN,1,Boikot,1,BPJS,1,BSSN,2,Buni Yani,3,Buya Yahya,3,China,18,Ciamis,1,Cianjur,1,Dai,1,Dari Anda,20,Data Syiah,6,Dedi Mulyadi,2,Demontrasi,24,Densus,2,Din Syamsuddin,4,Djarot,2,Donald Trump,3,DPR,7,DPRD,1,Dr. Ahmad Zain An-Najah,1,Dunia Jihad,47,E-KTP,1,Ekonomi,6,Fadlan Garamatan,1,Fadli Zon,5,Fahira Idris,4,Fahmi Salim,1,Fahri Hamzah,4,FAO,2,Farid Nu'man Hasan,3,Fatwa MUI,4,Felix Siauw,2,Filipina,1,Film,1,Fiqih,1,Firoq,5,Fitra Hudaiya NA,1,FMI,1,Fokus,2,FPI,15,Fuad Bawazier,1,FUI,1,Game,1,Gatot Nurmantyo,1,Ge Pamungkang,3,GEPRINDO,2,Gerindra,2,GMBI,4,GNPF MUI,3,Golkar,1,GP Anshor,3,Gusdur,1,Habib Husein Al-Habsyi,1,Habib Novel,2,Habib Rizieq,60,Habibie,2,Haji,2,Hamas,1,Hary Tanoe,1,Hasyim Muzadi,3,Hermansyah,2,Hidayat Nur Wahid,2,Hilary Clinton,1,Hizbullah,1,HMI,5,HNW,1,Hoax,2,Hollywood,2,HTI,4,Hukum,2,Ignasius Jonan,1,IKADI,1,Ikhwanul Muslimin,1,Imam Abu Dawud,1,Info Event,26,Inggris,1,Internasional,288,IPB,1,Irak,1,Iran,13,Irene Handono,1,ISIS,7,Israel,6,Jakarta,23,Jaksa Agung,1,Jambi,4,Jawa Barat,5,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,Jeje Zainuddin,1,Jember,1,Jepang,1,Jerman,3,Jihad,4,Jokowi,93,Joshua Suherman,2,Jusuf Kalla,7,Kaesang,10,Kalbar,2,Kalitim,1,Kanada,1,Kapolri,17,Karate,1,Kebenaran Ucapan Nabi,1,Keluarga,6,Kemenag,6,Kesehatan,28,KH Tengku Zulkarnain,5,KH. Cholil Ridwan,1,KH. Muhammad Arifin Ilham,2,KH. Muhmmad Al-Khaththath,1,KH. Zulkarnain,1,Khazanah,1,Khilafah,2,Kisah,28,Kisah Muslim,2,Kivlan Zein,3,Koalisi Teluk,1,KOKAM,1,Kominfo,2,Komnas Ham,2,Komtak,1,Korea utara,2,KPK,1,Kristen,6,Ksatria Islam,1,Laskar Merah Putih,1,Lebanon,1,LGBT,21,Lombok,2,Lukman Hakim,3,Luthfi Bashori,1,Ma'ruf Amin,9,Maariya,1,Mahasiswa,3,Majelis Mujahidin,1,Malaysia,4,Manhaj,1,Masyumi,1,Mataram,1,Medan,1,Megawati,1,Menaker,1,Mendagri,2,Mesir,3,Metro TV,1,Miras,1,Motivasi,1,MPR,1,Muallaf,5,Muhammad Hidayat Situmorang,1,Muhammadiyah,12,MUI,21,Mujahid 212,1,Munarman,3,Muslimah,60,Myanmar,7,Nanang Burhanuddin,1,Nasihat,9,Nasional,1083,Natal,6,News,776,NKRI,1,Novel Baswedan,1,NTB,2,NU,25,Nusa Tenggara Timur,2,Oemar Mita,1,Opie Kumis,1,Opini,59,Padang,9,Palestina,83,Papua,5,Pastur,3,Paul Pogba,1,PBB,2,PBNU,5,PDIP,2,Pemerintah RI,10,Pendeta,1,Pendidikan,10,Penghafal Al-Qur'an,1,Penguasa,1,Penistaan Agama,7,Perancis,1,Pernikahan,1,Pesantren,2,PII,1,Pilkada,2,PKB,1,PKI,35,PKS,2,PLN,1,Plurslisme,1,PMKRI,1,Polda Metro Jaya,2,Polisi,46,Politik,9,Polri,10,Ponorogo,2,PPP,1,Prabowo,3,Provokator,1,Puasa,3,Purwakarta,2,Qatar,3,Rachmawati Soekarnoputri,1,Ragam,1,Raja Salman,1,Recep Tayyip Erdogan,1,Remaja,6,Rezim Jokowi,9,Riau,1,Rio Haryanto,1,Riyadh Bajrey,1,Rizal,1,Rohingya,1,Rohis,1,Romo Syafii,3,Rusia,10,Sadiq Khan,1,Sahabat Nabi,2,Sahlan Ahmad,4,Said Agil Siradj,9,Salafy,11,Sandiaga Uno,1,Santoso,1,SBY,7,Sejarah,12,Sejarah Indonesia,2,Sejarah Islam,5,Semaun,1,Sepatu,1,Setya Novanto,2,Singapura,1,Solo,5,Starbucks,11,Suami-Istri,1,Sulawesi Tenggara,1,Sumut,1,Suriah,8,Syaikh Arifi,1,Syam,56,Syiah,315,Tabi'in,2,Tahukah,5,Tahun Baru,1,Taliban,3,Tanggapan,1,Tazkiyah,26,Teknologi,10,Thailand,2,Tips,3,Tito Karnavian,6,TKA,1,TNI,12,Tokoh Islam,3,Tsaqofah,25,Turki,13,UBN,5,UI,1,UIN,2,Ukraina,1,Ulama,2,Ulil,1,Umroh,1,Vaksin,5,Valentine,5,Video,77,Whatsapp,1,Wiranto,2,Yazid Jawaz,1,Yogyakarta,1,Yunani,1,Yusril,2,Zaitun Rasmin,1,Zakir Naik,3,Zaskia Mecca,1,Zona Z,122,
ltr
item
Headlineislam.com - Media Islam Indonesia: Inilah Orang-Orang Indonesia Yang Pertama Kali Membaiat Khomeini
Inilah Orang-Orang Indonesia Yang Pertama Kali Membaiat Khomeini
http://2.bp.blogspot.com/-Hj4ZGZ-5G3c/Vjaaf4UM7bI/AAAAAAAABmY/PQrkqXZkAyA/s640/ustadz-m-thalib-1.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-Hj4ZGZ-5G3c/Vjaaf4UM7bI/AAAAAAAABmY/PQrkqXZkAyA/s72-c/ustadz-m-thalib-1.jpg
Headlineislam.com - Media Islam Indonesia
http://www.headlineislam.com/2015/11/inilah-orang-orang-indonesia-yang.html
http://www.headlineislam.com/
http://www.headlineislam.com/
http://www.headlineislam.com/2015/11/inilah-orang-orang-indonesia-yang.html
true
6541648353271730989
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy