Sudah Capek Berjuang, Buruh Bertekad Akan Dobrak Istana Negara


Jakarta (Headlineislam.com) – Ditetapkannya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengupahan membuat para buruh melakukan aksi di depan Istana Negara, Jakarta (15/102015). Aksi dilakukan oleh berbagai ormas kaum buruh di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat menuju Istana Negara pukul 11.00 WIB. Mereka membentangkan spanduk yang beruliskan “Tolak RPP Pengupahan,” Jalankan Upah Layak Nasional,” dan Upah Layak Sekarang.”

Penetapan RPP tersebut adalah bukti, pe­merintah masih menjalankan politik upah murah yang mer­ugikan kaum buruh.

Sebelumnya Jokowi-JK menjanjikan agar kaum buruh bisa menda­patkan kerja layak, upah layak, dan hidup layak. Namun hari ini, pemerintah malah membuat RPP Pengupahan yang membatasi kenaikan upah buruh dan peran serikat buruh dalam memper­juangkan upah layak.

“Sejak 1982 sampai sekarang, buruh berperan menentukan besaran upah minimum lewat Dewan Pengupahan. Sekarang, ini yang mau dihilangkan pe­merintah,” ungkap Presiden KSPI, Said Iqbal sebagaimana dikutip dari eramuslim.com

Said menyatakan, buruh se-Indonesia akan mogok nasional pada akhir Oktober ini. “Buruh akan aksi keluar dari pabrik, kawasan industri. Kami akan menutup pelabuhan, bandara, dan jalan tol. Karena hak kon­stitusi kami sudah diabaikan pemerintah,” ujarnya.

“Kalau upah tahun depan dipatok tidak lebih dari 10 persen, kita lumpuhkan saja pabrik-pabrik dan kawasan industri. Memang harus begini. Perjuangan upah itu harus set­engah mati, biar Jokowi melek kalau buruh Indonesia masih jauh dari sejahtera,” tegas Michael selaku perwakilan dari KPBI. [em/headlineislam.com]

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.