Jokowi, Penipu Bangsa

Jakarta (Headlineislam.com) – Setahun ini, martabat dan harga diri bangsa Indonesia meluncur ke titik nol. Dunia internasional diam-diam maupun terang-terangan melecehkan Indonesia, disebabkan memiliki pemimpin yang tidak mamiliki kompetensi yang sangat gemar berbohong.

Dalam konferensi pers terkait “satu tahun Pemerintahan Jokowi-JK” Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, menyebut ada 100 janji kampanye Jokowi kepada rakyat Indonesia, dan tidak ada satu pun yang telah ditepati.

“Secara moral dan politik akan sulit bagi Jokowi jika terlalu banyak janji yang tidak bisa ditepati. Apalagi, sebagian janji tersebut amat berat untuk dipenuhi,” ujar Hinca Panjaitan, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta (22/10).

Partai Demokrat, kata Hinca, telah mencatat sekurangnya 20 janji Presiden Jokowi yang disampaikan melalui kampenyanya. Setelah dicermati, janji tersebut dapat dikatakan tidak masuk akal dan sulit untuk dipenuhi. Berikut 20 janji Jokowi yang sulit untuk direalisasikan dan dinilai membutuhkan upaya ekstra yang dicatat oleh Partai Demokrat:

1. Pertumbuhan ekonomi 7 persen.
2. Rakyat miskin dapat Rp 1 juta per bulan.
3. Meningkatkan anggaran pertahanan 3 kali lipat.
4. Meningkatkan anggaran KPK 10 kali lipat.
5. Menambah ribuan penyidik KPK.
6. Partai politik dibiayai APBN dan APBD.
7. Menyelesaikan permasalahan asap di Riau.
8. Menurunkan harga sembako.
9. Perangkat desa menjadi PNS.
10. Menambah 15 juta lapangan kerja baru.
11. Membeli kembali Indosat
12. Menjadikan TNI terkuat se-Asia.
13. Menempatkan Polri dalam kementerian negara.
14. Menghentikan impor daging.
15. Membuka 3 juta hektare lahan baru.
16. Memberi berapapun anggaran pendidikan yang dibutuhkan.
17. Mendikbud berasal dari PGRI.
18. Tidak akan menghapus subsidi bahan bakar minyak.
19. Membangun tol laut Aceh-Papua.
20. Membesarkan Pertamina mengalahkan Petronas.

Masih percayakah Anda dengan kepemimpinan Jokowi? [em/eramuslim/headlineislam.com]

Headlineislam.com adalah portal media Islam yang berpihak kepada kebenaran dan kaum Musliman Ahlussannah wal Jama’ah. Dan juga sebagai wadah yang menampung berita dan artikel-artikel bermanfaaat untuk dijadikan konsumsi bacaan maupun referensi.